Tegar Dalam Hidup

November 23, 2007 at 11:17 am 1 komentar

Di California Selatan ada sebatang pohon yang terkenal di seluruh Amerika.
Sepanjang tahun pohon itu dikunjungi ribuan wisatawan dari dalam dan luar
negeri. Bentuk pohon itu sama sekali tidak sedap dipandang mata. Tingginya
kurang dari 2 meter dengan batang agak pipih & melintir. Hanya sebagian cabang
ditumbuhi daun, sedang bagian lainnya gundul. Pohon itu menjadi terkenal karena
tumbuh di atas batu granit yang keras. Tingginya sekitar 100 mtr di atas
permukaan laut, menghadang langsung Samudera Pasifik yang anginnya keras
mendera.

Tidak ada pohon lain yang tumbuh di sekitarnya, kecuali pohon itu. Rupanya
beberapa tahun lalu sebutir biji pohon terbawa angin, dan jatuh di celah batu
granit yang ada tanahnya. Benih itu kemudian tumbuh, tetapi setiap kali batang
muncul keluar, langsung hancur diterpa angin Pacific yang kencang. Terkadang
pohon itu tumbuh agak besar, tapi badai kembali memporakporandakannya.

Sekalipun demikian, akarnya terus tumbuh menghunjam ke bawah mencapai tanah
melewati poros-poros batu granit sambil menghisap mineral-mineral di sekitarnya.
Sementara itu batangnya tumbuh terus setelah berkali-kali dihancurkan angin
kencang, makin lama makin kokoh dan liat sampai akhirnya cukup kuat menahan
terpaan badai, sekalipun bentuknya tidak karuan. Oleh orang Amerika, pohon
tersebut dianggap sebagai simbol ketegaran karena seakan-akan memberi pelajaran
kepada umat manusia untuk tetap tabah dan gigih dalam menghadapi berbagai cobaan
dan gelombang kehidupan.

Ada beberapa hal yang perlu dipahami. Pertama, selama hidup, kita tidak bisa
bebas dari masalah karena masalah adalah bagian dari kehidupan. Kedua, masalah
tidak selalu berdampak negatif, tetapi juga bisa positif. Bila seseorang mampu
mengatasi masalahnya dengan baik, maka selain meningkatkan ketegaran juga
menjadikan lebih matang dan dewasa. Intinya adalah bagaimana menghadapi masalah
dan mengatasinya, serta apakah seseorang dapat belajar dari pengalamannya.

Ada seseorang meninggal, dan ketika sadar ia sudah berada di tempat indah penuh
dengan segala fasilitas. Apapun yang ia minta selalu dipenuhi. Dan tentu saja
sama sekali tidak ada masalah di sana. Mula-mula almarhum sangat bahagia, tapi
lama kelamaan menjadi sangat jemu karena segalanya terpenuhi, tinggal minta.
Akhirnya di puncak kejemuannya ia memohon, Ya Tuhan, aku sangat jemu di Sorga
ini.
Pindahkan aku ke neraka. Dan apa jawaban Tuhan? Ini bukan Sorga, ini
neraka!. Jika problem dihadapi dan berhasil diatasi, dibalik segala masalah ada
hikmah yang bisa diambil.

Pertama, adanya problem memberikan kesempatan kepada kita untuk membuktikan
bahwa kita mampu mengatasinya. Keberhasilan mengatasi masalah dan bukan
menghindarinya akan membuat diri kita menjadi lebih tegar dalam menghadapi
berbagai masalah lain yang pasti suatu saat akan muncul. Kepercayaan diri kita
akan meningkat dan kita tidak lagi menjadi pengeluh yang cengeng.
Kedua, mengalami getirnya problem memberi peluang untuk menentukan sikap, apakah
akan tetap menjalani pola hidup yang sama atau beralih ke arah yang lebih benar
dan baik. Sebagian besar penyebab timbulnya masalah adalah karena salah
menentukan sikap dan tindakan. Jadi sebenarnya selain memberi petunjuk bahwa
kita telah salah langkah. Problem yang timbul juga memberi peluang untuk
mengubah arah.

Ada sebuah kisah menarik. Seorang pria yang bersahabat dengan orang-orang jahat,
difitnah oleh teman2-nya sehingga masuk penjara selama
bertahun-tahun. Setelah keluar penjara, keluarganya menganjurkan supaya mencari
mereka yang memfitnah dirinya dan mengajukan mereka ke pengadilan. Tetapi pria
itu menolak bahkan memaafkannya. Ia mengatakan bahwa musibah itu terjadi karena
kesalahannya sendiri memilih teman-teman yang tidak baik.

Kejadian tragis itu malah memberi peluang baginya untuk memilih jalan hidup baru
yang lebih baik. Kemudian ia membuka lembaga pendidikan pribadi yang mengajarkan
makna memaafkan.
Keyakinan bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya dan keyakinan bahwa
setiap masalah pasti ada jalan keluarnya dan keyakinan bahwa di balik masalah
ada hikmah yang bisa diambil merupakan sikap positif dan sehat.

Akhirnya, kalau kita sadar bahwa problem/masalah merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari kehidupan dan selalu ada cara untuk mengatasinya serta selalu
ada hikmah di balik masalah, maka kita tidak akan lari dari masalah.

sumber : Majalah Nirmala

Entry filed under: Rahasia Hati. Tags: .

Berbesar Hati Dalam Hidup Mutiara Nasehat Abdullah Bin Mas’ud

1 Komentar Add your own

  • 1. Prima  |  April 6, 2008 pukul 3:51 pm

    artikel yang bagus. Bisa jadi pelajaran buat saya pribadi

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


November 2007
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Blog Stats

  • 611,397 hits

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

This website is worth
What is your website worth?
Add to Google

Syafii Photos

Wisuda nana

ahmad23

ahmad22

Lebih Banyak Foto

%d blogger menyukai ini: