Penyakit Ujub “Rasa Bangga”

April 23, 2007 at 1:56 am Tinggalkan komentar

Ujub merupakan salah satu penyakit hati. Sifat ini akan selalu melekat pada diri manusia, meskipun ia tinggal seorang diri di muka bumi. Yang dimaksud dengan Ujub “Rasa Bangga” merupakan rasa besar hati karena mempunyai kelebihan atau keunggulan daripada orang lain dalam hal keturunan, Ilmu pengetahuan, kekuatan maupun harta. Orang ini mengira bahwa dirinya mempunyai kelebihan dikarenakan usahanya sendiri. Ia lupa bahwa Alloh Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan nikmat itu kepadanya, sehingga ia mampu melakukan hal yang tidak mampu dilakukan oleh orang lain.

Bahkan, seseorang bisa saja mempunyai ‘rasa bangga’ karena ketekunannya beribadah kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Ketika orang lain menganggapnya sebagai orang yang khusyu’ dalam beribadah dan taat kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala, iapun menganggap dirinya sebagai satu-satunya manusia yang doanya didengar oleh Alloh Subhanahu wa Ta’ala.

Saat ia mendapatkan kedudukan yang cukup tinggi dan banyak orang lain yang kedudukannya lebih rendah, ia pun merasa sombong. Jika ia dikaruniai otak yang cemerlang, sehingga dengan pendapatnya banyak orang yang terkesan, kemudian ia menjadi orang yang congkak.

Tidaklah termasuk ujub, orang yang merasa bahagia atas nikmat yang telah diberikan Alloh Subhanahu wa Ta’ala kepadanya, kemudian ia menjaganya agar nikmat tersebut tidak dicabut oleh Allah, dan digunakan dijalan-Nya.

Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “(Ingatlah) peperangan Hunain, yaitu diwaktu kamu menjadi congkak kerena banyaknya jumlahmu, maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun…” (QS: AtTaubah: 25)

Dalam ayat lain Alloh Subhanahu wa Ta’ala pun berfirman, yang artinya: “Maka Janganlah kamu mengatakan dirimu suci…” (QS: AnNazm: 32)

Jadi, janganlah kita memperbanyak ibadah hanya untuk meminta balasan lebih dari manusia karena hal tersebut hanya akan mengakibatkan kehancuran pada diri kita.

Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Tiga sifat yang dapat menghancurkan seseorang; Kikir yang selalu diikuti, Hawa nafsu yang selalu dituruti, dan merasa bangga terhadap dirinya sendiri.” (HR: Thabrani)

Ibnu Mas’ud berkata: “Engkau akan mengalami kehancuran apabila memiliki dua sifat ini, yakni Keputusasaan dan rasa bangga.”

(Sumber Rujukan: Al-Mukhtasar Al-Mufid Fi Tarbiyatun NafsDr. Muhammad Manshur. Diterjemahkan oleh Abu Aqil Al-Atsy)

MediaMuslim.Info

Entry filed under: Akhlaq. Tags: .

Larangan Memasuki Tempat Pemandian Umum Katanya Cinta…… Rasul?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


April 2007
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Blog Stats

  • 612,899 hits

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

This website is worth
What is your website worth?
Add to Google

Syafii Photos

Wisuda nana

ahmad23

ahmad22

Lebih Banyak Foto

%d blogger menyukai ini: