Jahiliyyah Kedua dan Kedatangan Imam Mahdi

April 6, 2007 at 3:26 am 4 komentar

Samudera Rahmat di atas Bayazid Bistami.
Menjaga Perilaku/Mencintai Syaikh

Wahai saudara-saudariku, khususnya yang baru bergabung, kalian semua datang ke sini karena cinta kepada Syaikh. Kalian tidak datang karena cinta terhadap Islam. Tak seorang pun yang datang ke London karena cintanya kepada Islam. Kita semua, termasuk pembicara, datang karena cinta kepada Syaikh, beliau menunjukkan jalan kebenaran kepada kita, beliau menunjukkan pula bahwa jalan kebenaran itu melalui Islam.

Allah telah menciptakan manusia dalam pola keislaman. Benih keislaman terdapat dalam setiap orang. Islam, seperti keselamatan, berarti “damai” dalam bahasa Arab, dan dia merujuk pada kedamaian hati. Cahaya kedamaian Allah telah diberikan ke dalam hati setiap ummat manusia. Tanpa disadari, kita semua datang kepada Maulana Syaikh Nazhim melalui pintu cinta, kerendahan hati, dan penghormatan, dan beliau telah membawa kita ke dalam Islam.

Mengapa para Sahabat menerima Rasulullah ? Mengapa Allah memilih orang terbaik untuk menjadi Rasulullah ? Sebab perilaku yang baik selalu membuat orang tertarik, sebaliknya perilaku buruk tidak akan mampu melakukan hal itu. Ketika kita melihat perilaku Maulana Syaikh Nazhim , kita akan tertarik kepadanya. Daya tarik itu membuat kita mengikuti jalannya, yang pada kenyataannya merupakan jalan keimanan dalam Islam.

Di Amerika, banyak orang yang mendatangi kita, dan setelah kedatangan mereka yang ketiga atau keempat, mereka minta syahadat, pengakuan keimanan dalam Islam, mereka bahkan tidak mengetahui apa yang membuat mereka terinspirasi untuk bersyahadat. Setelah mereka duduk dan shalat bersama kita, ketika mereka ditanya apa agama mereka, mereka menjawab, “Kami Sufi”. Hal ini disebabkan karena mereka tidak datang semata-mata karena Islam. Selang beberapa waktu kemudian, empat sampai enam bulan, mereka baru menyadari bahwa mereka adalah Muslim!

Islam adalah ajaran spiritual yang tertinggi, dan dia merupakan agama Allah . Nabi Musa membawa Judaisme kepada bangsa Yahudi di masa mereka. Ketika Nabi ‘Isa datang, Judaisme diambil alih dan setiap orang percaya kepada Nabi ‘Isa . Ketika Nabi Muhammad datang, semuanya lenyap, yang tersisa hanya Islam. Oleh sebab itu, kepercayaan yang tertinggi adalah Islam.

Mengapa kita tidak menyangkal Nabi Musa , tetapi bangsa Yahudi menolak Islam? Mengapa kita tidak menyangkal Nabi ‘Isa tetapi orang Kristen, yang mengakui Nabi Musa , malah menyangkal Islam? Kita tidak menolak siapa pun. Ini merupakan suatu bukti kesempurnaan. Sesuatu yang tidak sempurna tidak mungkin melebihinya. Rasulullah adalah yang tertinggi, dan itulah sebabnya agama lain tidak dapat menjangkaunya. Namun demikian, sebagai muslim dan pengikut Rasulullah dan mematuhi ajarannya, kita menerima orang-orang Kristen, sebab kita tahu bahwa mereka benar dalam mengakui Nabi ‘Isa , dan kita juga menerima orang-orang Yahudi karena mereka menerima Nabi Musa . Sama halnya dengan orang-orang Kristen yang tingkatannya lebih tinggi dari orang-orang Yahudi karena agama mereka lebih sempurna—mereka bisa melihat Nabi Musa sebagai seorang Rasul, tetapi bangsa Yahudi tidak dapat melihat Nabi ‘Isa sebagai Rasul, mereka tidak bisa melihat yang lebih tinggi atau yang paling tinggi tingkatannya.

Ketika Nabi Musa datang, Allah memberinya 100 pelat (kepingan berisi ajaran Allah ). Ketika beliau kembali dari berkhalwat kepada Allah selama 40 hari dan melihat bahwa ummatnya telah menyimpang dari jalan yang benar, beliau melemparkan pelat-pelat itu, sehingga 98 di antaranya lenyap. Hanya 2 pelat yang diberikan kepada ummatnya. Itulah salah satu contoh ketidaksempurnaan yang sifatnya relatif dalam agama, yang mengharuskan ummat Kristen untuk terus melakukan proses penyempurnaan, dan kelanjutan proses ini serta penyempurnaan agama Kristen dilakukan oleh Islam.

Islam datang untuk membawa orang-orang dari kegelapan menuju cahaya. Masa itu disebut Jahiliyyah yang dalam bahasa Arab berarti Masa Kebodohan. Menyesal sekali, di abad sekarang ini terjadi lagi Jahiliyyah Ukhra. Di mana-mana kalian bisa menjumpai kebodohan tersebut. Orang-orang yang berada di jalan yang benar ditentang, tidak disukai, diserang dan dilawan. Orang-orang yang salah justru dipuja dan dihormati. Hal ini telah diramalkan oleh Rasulullah , “Yukhawwanul amin wa yusaddaqul kha’in,” orang yang paling jujur dibilang tidak jujur dan tidak dapat dipercaya, tetapi orang yang tidak jujur justru dibilang dapat dipercaya.

Kita telah sampai pada masa akhir dari dunia ini. Tidak ada lagi waktu yang tersisa bagi dunia ini untuk terus berlanjut. Hari ini kita mendengar kabar yang sangat mengejutkan, aliran Naqsybandi dilarang di salah satu negara Timur Tengah. Ini adalah pengaruh dari golongan Wahhabi. Dengan uang mereka, mereka berusaha mengontrol dan memerangi cinta kepada Rasulullah . Mereka tidak suka orang lain mencintai Rasulullah , dan untuk itu Allah akan menempatkan mereka di bawah kaki para pengikut aliran Naqsybandi.

Wahhabi menyebarkan ajaran yang salah untuk menentang pengikut Rasulullah dan menentang ajaran keempat Madzhab, untuk menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang kering dan liar. Merekalah yang bertanggung jawab terhadap skandal yang baru-baru ini terjadi, yang menyebabkan Islam mempunyai nama buruk di muka Barat. Mereka berkata bahwa kaum Yahudilah yang harus bertanggung jawab dalam melontarkan gagasan bahwa Islam adalah agama yang liar. Sebenarnya hal ini tidak benar dan kebalikannya yang benar, hal-hal yang menyakitkan bagi Islam lebih banyak berasal dari golongan Wahhabi daripada Yahudi. Kebencian Wahhabi terhadap Rasulullah melebihi orang-orang Yahudi, bahkan lebih buruk lagi. Ketika Imam Mahdi datang, dia akan memotong leher 70.000 orang pengikutnya untuk membersihkan bumi ini dari orang-orang kotor yang menyebarkan ajaran Wahhabi secara meluas dari Timur ke Barat dengan uang mereka. Mereka membeli lembaga dan departemen keagamaan di setiap negri. Mereka memprovokasi orang dengan memberikan banyak uang agar cintanya terhadap Rasulullah luntur.

Ada sejarah yang panjang mengenai hal ini. Di masanya, mereka mendatangi Rasulullah dan meminta agar beliau berdo’a untuk mereka. Beliau bersabda, “Allahumma barik lana fi Syamina wa fi Yamanina,“ “Ya Allah berkatilah Syam (Syria) dan Yaman.” Mereka bertanya, “Bagaimana dengan Nejd, Ya Rasulullah ?” Nejd adalah seluruh area yang mencakup Ryadh sekarang ini. Di lain kesempatan Rasulullah bersabda, “Ya Allah berkatilah Syam dan Yaman.” Mereka lalu bertanya lagi, “Bagaimana dengan Nejd?” dan lagi-lagi beliau tidak menjawab pertanyaan mereka, kecuali dengan permohonan rahmat terhadap Syam dan Yaman. Ketiga kalinya mereka bertanya tentang Nejd, Rasulullah bersabda,”Yakhruju minhaqarnayyish shaitani wa yakhthuru fihazz zalazilu wal fitan,” “Kedua tanduk Setan akan muncul dari sana, dan gempa bumi, kebingungan, dan korupsi akan melimpah di sana.” (Bukhari—Muslim).

Sekarang adalah awal dari kejadian yang telah diprediksi dalam hadits tersebut. Dalam hadits yang lain Rasulullah bersabda, “Sawfa tudi’u narun min ardi Najdin yashra’ibbu laha a’naqul ibili bi Busra,” “Api seperti itu akan datang dari tanah Nejd sehingga unta di Busra akan lari karena kepanasan” (Bukhari—Muslim). Itu terjadi tahun lalu (1991). Oleh sebab itu persiapkanlah dirimu, bukan untuk yang terbaik tetapi untuk yang terburuk. Bukan kemajuan yang akan datang, melainkan masa-masa kegelapan. Barulah setelah masa tersebut akan datang masa keemasan, yaitu masa Imam Mahdi .

Dalam waktu dekat banyak kejadian yang akan terjadi di sekeliling kita. Setiap orang dari kita harus berhati-hati menjaga keyakinannya, termasuk keyakinan istri dan keluarga, serta anak-anaknya. Setan tidak akan meninggalkan orang sendirian. Dia mencoba untuk mengubah keyakinanmu dan memindahkanmu dari kecintaan terhadap Wali, penganut Sufi, dan Rasulullah .

Allah berfirman, “Lawla Muhammadun ma khalaqtu ahadan min khalqi” “Jika bukan untuk Muhammad , Aku tidak akan menciptakan satu pun dari ciptaan-Ku” Mereka menentang Rasulullah sebab mereka berpikir bahwa beliau akan berasal dari golongan mereka, dari Nejd. Mereka tidak menerimanya, bahkan di masanya sekalipun. Mereka itu termasuk orang-orang munafik, sama seperti sekarang ini. Hal ini telah dilukiskan dalam al-Quran. Jika kalian membacanya, kalian akan menemukannya di sana. Ketika Imam Mahdi datang dan berkata,”La hawla wa la quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhim,” mereka akan bergetar ketakutan terhadap apa yang akan menimpa mereka.

Mereka mempersiapkan dirinya untuk peristiwa itu dengan bantuan dari negara-negara Barat. Mereka menyimpan senjata dengan harapan dapat membantu mempertahankan kerajaan mereka. Tidak akan pernah! Jika Allah menginginkan yang lain, Dia dapat mengirimkan gempa bumi dan segalanya akan musnah. Tetapi Allah meninggalkan mereka karena mereka menyebarkan fitnah, pemandu jalan mereka akan kebingungan, dan Allah menguji hati hamba-hamba-Nya dan mengecek siapa di antara mereka yang hatinya baik dan siapa yang tidak.

Bergembiralah, karena kelompok kita, kelompok Maulana Syaikh Nazhim adalah kelompok yang terbaik, dan termasuk kelompok yang langka, yang menunggu kedatangan Imam Mahdi , insya Allah, beliau akan muncul. Imam Mahdi melihat kegelapan sekarang dan dengan senang hati belaiu akan segera datang. Maulana berkata jika kalian meletakkan cinta itu pada semua gunung di bumi ini, gunung-gunung itu akan hancur terbakar menjadi kerikil dan abu. Sampai sekarang, meskipun dengan cinta seperti itu, beliau masih menunggu untuk tampil sebab izin dari Allah belum diberikan kepadanya. Beliau menunggu izin itu, dan izin itu insya Allah akan diberikan kepada kita semua, sebab kehadiran Imam Mahdi menandakan kehadiran Syaikh kita, dan kehadiran Syaikh adalah kehadiran kita semua sebagai pengikutnya.

Kehadiran Syaikh ada di tangan Rasulullah . Sekarang kita mendatangi Maulana untuk berjabat tangan atau menciumnya, suatu saat nanti kalian tidak akan sanggup mendekatinya, karena kalian akan melihat jutaan orang mencoba mendekatinya, seperti yang kita lakukan sekarang ini, melihat dan menyentuhnya. Itu adalah masa keemasan, dan insya Allah, Allah akan memanjangkan umur kita untuk menyaksikan masa itu.

Sebagaimana yang dijelaskan oleh Rasulullah kepada para Sahabat mengenai tanda-tanda Hari Akhir, “Afdalul umma akhiarul umma akhirul umma,” “Ummat terbaik, ummat yang paling disukai, adalah ummat terakhir,” Sayyidina ‘Umar mengangkat tangannya ke atas dan berkata, “Ya Rasulullah , Aku rela untuk mengorbankan semua pahala yang engkau berikan kepadaku agar Aku bisa dimasukkan sebagai ummat terakhir!” Rasulullah menjawab, “Tidak, ini hanya untuk mereka saja.”

Alhamdulillah, kita talah mencapai masanya ummat terakhir. Rasulullah bersabda, “Idha saluhat ummati falaha ma’ishatu yawmin wa in fasudat falaha ma’ishatu nisfi yawmin, wa innayawman ‘inda rabbika ka’alfi sanatin mimma ta’uddun,” “Jika ummatku tetap menjaga kemurniannya dan berlaku baik, mereka akan merasakan kenikmatan selama satu hari, tetapi bila mereka korup, mereka tinggal menyisakan setengah hari.” (hadits), “Dan satu hari menurut perhitungan Allah adalah 1000 tahun menurut perhitungan kalian” (al-Hajj 47). Dengan demikian menurut Rasulullah , Allah telah memberikan kita 1500 tahun. Sekarang kita berada di tahun 1412 hijriah (1992 M), tidak banyak lagi waktu yang tersisa untuk dunia ini.

Semua tanda bagi kedatangan Nabi ‘Isa sudah ada, beliau akan memerintah dunia ini selama 40 tahun, begitu pula untuk Imam Mahdi yang datang mendahului beliau dan akan memerintah selama 7 tahun. Peristiwa ini akan terjadi tak lebih dari 80 tahun yang akan datang. Kita telah mendekati hari akhir dan tidak ada lagi waktu yang tersisa. Kita harus mempersiapkan diri kita dengan jalan mempersiapkan hati kita. Bagaimana melakukan hal itu? Caranya adalah dengan meninggalkan ego kita.

Kita bertanya,”Bagaimana kita dapat meninggalkan ego seperti yang selalu dikatakan oleh Guru kita Maulana Syaikh Nazhim ?” Setiap orang mempunyai ego. Bila Allah tidak memberikan ego kepada kita, kita semua akan menjadi malaikat tanpa dosa. Suatu hari Sayyidinna Abu Yazid al-Bistami pergi ke Ka’bah, sambil memegang rantai di pintu Ka’bah, baliau berdo’a, “Ya Tuhanku, izinkanlah Aku merantai kaki Setan dan menahannya, dengan kekuatan yang Engkau berikan kepadaku, sehingga seluruh makhluk akan dapat melihatnya, dan dia tidak dapat melihat orang-orang, sehingga dia tidak dapat mengganggu hamba-Mu lagi dan mereka semua tidak lagi berdosa!” Allah telah memberikan Wali ini kekuatan yang luar biasa sehingga beliau bisa mengajukan permintaan seperti itu. Tetapi Allah memanggilnya lewat hatinya, dan berfirman, “Wahai Abu Yazid , lihatlah di atasmu.” Ini berarti, lihatlah ke dalam maqam yang lebih tinggi dalam hatinya. Ketika Abu Yazid melakukannya, beliau kehilangan kesadarannya dan tetap tinggal di sana selama 1 jam. Setelah bangun, beliau merayap ke pintu Ka’bah dan berbisik, “Ya Afuw, Ya Afuw, Wahai Yang Maha Pengampun, ampunilah aku!”

Dan Allah berkata, “Wahai Abu Yazid , untuk siapa Aku meninggalkan Samudera Rahmat yang telah Kuciptakan kalau bukan untuk hamba-hamba-Ku? Jika Aku membiarkan engkau merantai Setan, maka orang-orang menjadi tidak berdosa, sementara Aku adalah Yang Maha Pengampun!” “Anal Ghafurur Rahiim” (al-Hajr 49), Aku Maha Pengampun dan Maha Penyayang! Siapa lagi yang akan Kuampuni kalau bukan para pendosa? Jika mereka menjadi tidak berdosa mereka akan seperti malaikat, tanpa tingkatan. Biarkan mereka berdosa, Aku akan mengampuni mereka dan akan Kunaikkan tingkatannya lebih tinggi. Samudera Rahmat ini adalah untuk para pendosa. Oleh sebab itu, jangalah turut campur dalam Kehendak-Ku. Aku adalah pencipta manusia, dan Akulah yang menjaga dan melindungi mereka dari Setan, dengan Samudera Rahmat ini, biarkan mereka datang kepada-Ku ketika mereka berdosa.”

Jika seorang anak kecil terluka, dia akan segera berlari kepada ibu atau ayahnya. Ketika Setan melukaimu dan menjadikan engkau berdosa, berlarilah menuju Allah dan katakan, ‘Ya Allah , Aku telah melakukan dosa, ampunilah aku.’ Engkau akan segera mendapatkan pengampunan-Nya. Mengapa wahai para pendosa, kalian tidak datang kepada Allah ? Mengapa kita tidak, dengan seluruh ego kita, datang kepada Allah ? Kita harus mendatangi-Nya. Bergegaslah dan dapatkan pengampunan-Nya, tetapi jika kalian tidak datang kepada-Nya, bagaimana Dia dapat memaafkanmu?

Kita berkata, ”Bagaimana kita bisa menghindari ego kita?” Maulana Syaikh Nazhim memberikan teladan yang sangat baik untuk menjauhi ego kita. Setiap hari tuliskan sebanyak-banyaknya perilaku buruk yang ada dalam hatimu dan yang engkau lakukan pada hari itu. Setiap orang dalam hatinya memiliki sedikitnya 700 karakter buruk. Semuanya harus dibersihkan dari diri kita. Beberapa orang berkata, “Kami tidak memiliki perilaku buruk.” Tidak!! Duduk dan renungkanlah, dan tuliskan perilaku buruk apa yang masih ada di hatimu. Setiap orang mengenal dirinya sendiri dan tahu bahwa hatinya menyimpan perilaku buruk. Tuliskanlah, dan cobalah setiap hari menghilangkan satu perilaku buruk tersebut. Hari demi hari akan engkau lihat bahwa engkau telah meninggalkan perilaku buruk itu satu per satu.

Setan tidak akan membiarkan orang melakukan hal ini. Dalam hatimu ketika kalian duduk dan merenung, kalian akan menemukan begitu banyak perilaku buruk yang bisa kalian pikirkan. Setiap orang di antara kita adalah pendosa, kalian lebih mengenal dirimu daripada orang lain. Namun ketika seorang Wali melihat ke dalam hatimu, dia tahu apakah kalian bersih atau tidak. Dengan demikian, dia tahu, kapan dia akan mengirimkan kalian untuk berkhalwat atau tidak sama sekali. Khalwat berarti engkau mencoba untuk maju dan meninggalkan perilaku buruk. Ketika seorang Wali melihat bahwa kalian mencoba meninggalkan perilaku buruk di dalam hati, dia akan memberikan izin untuk berkhalwat. Tetapi kalau dia tidak melihat hal ini, tentu saja dia tidak mungkin memberikan izin itu.

Perangilah egomu! Apapun yang diinginkan olehnya, lakukanlah hal sebaliknya. Jangan menerima nasihat darinya, sebab dia akan menyesatkanmu. “Fa la tuzakku anfusakum,” “Jangan menyembah dirimu sendiri,” “Jangan pernah memberikan alasan kepada ego” (an-Najm 32) “An-nafsu ammaratun bis-su” Egomu selalu menganjurkan, mengizinkan dan menyuruhmu untuk berbuat sesuatu yang buruk dan melakukan kesalahan. Oleh sebab itu jangan sekali-kali mendengarkannya, sebagaimana sabda Rasulullah , ”Jangan dengarkan dirimu sendiri, tetapi dengarkan aku.” Tetapi siapa yang akan mendengarkan Rasulullah ? Tidak ada seorang pun.

Alhamdulillah, kelompok kita mendengarkan dengan cinta mereka. Cinta itu akan membawa kita keluar dari kegelapan dunia dan menuju cahaya dari akhirat. Maulana berkata bahwa seorang Badui mendatangi Rasulullah ketika beliau sedang berada di mimbar dalam menyampaikan khutbah Jumat. Orang itu berdiri di pintu masjid dan berkata, “Yaa Sayyidi yaa Rasulullah , matas sa’atu yaa Rasulullah ,” “Ya Rasulullah kapankah Hari Kiamat itu?” “Mendengar dan melihat hal ini para Sahabat yang duduk di sana menjadi geram, seolah-olah ingin membunuhnya karena orang itu meninggikan suaranya, tetapi hal itu tidak diperbolehkan. Ketika seorang pemimpin berada di sana, para pengikut tidak diperkenankan melakukan apa pun.

Ini adalah adab yang baik. Ketika Maulana berada di antara kalian, apa pun yang kalian lihat, siapa pun yang datang, siapa pun yang melintas, jangan menoleh kepada mereka. Matamu harus selalu tertuju pada Syaikh. Ketika beliau di sana, beliaulah yang menjadi pemimpin dan kalian tidak bertanggung jawab atas apa pun. Bahkan jika kalian melihat anak-anak membuat keributan, atau seseorang melakukan suatu perbuatan buruk, jangan turut campur, beliau yang akan menanganinya.

Jika seseorang masuk pada saat Syaikh sedang melakukan asosiasi, memberikan ceramah, dia harus duduk di mana pun tempat yang ditemukannya. Pada saat itu mendatangi Syaikh dan mencium tangannya adalah tarkul adab, bertentangan dengan adab, tidak hormat. Mereka harus memberi salam dalam hati lalu duduk dan menyembunyikan diri mereka. Kita juga tidak boleh melihat orang-orang yang baru datang, atau memberi salam, atau menjawab salam mereka. Hanya Syaikh yang memberi atau membalas salam. Andaikata ada beberapa orang yang datang, berjabat tangan dengan Syaikh, kemudian berjabat tangan dengan yang lainnya dengan membelakangi Syaikh, semua itu adalah adab yang buruk. Setelah kalian memberi salam kepada Syaikh, selesai, dan kalian boleh duduk.

Para sahabat marah tetapi tidak dapat berbicara apa-apa di depan Rasulullah . Ketika dia berbicara dengan keras untuk yang ketiga kalinya, “Kapankah Hari Kiamat itu?” saat itu Jibril datang dan menyuruh Rasulullah untuk menjawabnya. Lalu beliau pun menjawabnya.

Dari teladan ini, kita bisa melihat bagaimana Rasulullah secara konstan mendengar dan patuh. Hanya ketika ada inspirasi yang datang, beliau patuh dan menjawabnya. Kita tidak mendengar Syaikh dan tidak juga mematuhinya. Kita hanya patuh ketika kita bisa memperlihatkan kepada semua orang, hak istimewa untuk membawakan sepatu beliau, tongkat atau jubahnya. Ketika diperintahkan untuk meninggalkan egomu dan perilaku burukmu, tiada yang menghormatinya lagi. Pada saat itu kita lebih suka mendengarkan ego kita dari pada perintah Syaikh. Berhentilah membawakan jubah untuk Syaikh, jika agar orang lain dapat melihatnya. Tetapi berlarilah dalam hatimu menyambut perintahnya untuk meninggalkan egomu, dan dengarkan perintahnya, jagalah ego kalian.

Rasulullah berkata, “Wahai orang Badui, Hari Kiamat adalah suatu perjalanan yang panjang, dan engkau membutuhkan banyak bekal untuk itu; amal dan ibadah apa yang telah engkau persiapkan?” Orang itu menjawab,”Ala mahabbatuka, Yaa Rasulullah ,” “Bukankah Aku mempunyai cintamu, Ya Rasulullah ! Cintamu, Ya Rasulullah ! Cintamu!” Dan Rasulullah pun membalas, “Kafi yai’rabi,” “Ya, itu sudah cukup wahai orang Badui, engkau akan bersama orang yang engkau cintai”(diriwayatkan oleh Bukhari, Ahkam). Orang itu pergi, bahkan tanpa masuk ke dalam masjid dan sholat bersama yang lainnya.

Cinta kepada Syaikh adalah sangat penting. Itu akan membawamu bersamanya ke mana pun beliau pergi! Jangan sampai membiarkan cinta itu melemah! Apapun yang terjadi, jangan menerima serangan terhadap cinta itu. Jika orang Wahhabi mendatangimu dan menentang apa yang kalian lakukan dengan mengatakan, ”Ini syirik (menyekutukan Allah ), ini bid’ah (inovasi), “Ini tidak baik,” jangan dengarkan mereka. Ambil tongkat dan pukul mereka. Jangan coba-coba untuk menasihati mereka. Mereka adalah orang-orang yang tidak mau mendengar dan sangat keras kepala, sehingga tidak akan menerimamu. Oleh sebab itu, jangan dengarkan mereka.

Sufisme tidak pernah merupakan syirik atau bid’ah selama 1400 tahun dan tidak bisa dinyatakan demikian karena 30 tahun yang lalu. Pernyataan yang keliru ini timbul karena kebencian terhadap Rasulullah dalam hati orang-orang tersebut. Jangan dengarkan mereka, jangan pergi ke masjid mereka, jangan shalat dengan mereka. Jika kalian tidak menemukan masjid yang imamnya mencintai Rasulullah dan memujinya, jangan shalat di sana, shalatlah di rumah. Kalau tidak, kegelapan akan menyelimuti hatimu, berhati-hatilah, Grandsyaikh berkata bahwa 1 jam bersama orang yang tidak mempunyai rasa cinta terhadap Rasulullah atau Syaikh dalam hatinya, akan membawa 1 tahun kegelapan di dalam hatimu. Membutuhkan waktu 1 tahun untuk membersihkan kegelapan itu dari hatimu! Dengan demikian, jagalah dirimu, jangan dengarkan orang-orang seperti itu. Jangan takut. Ketika mereka datang kepadamu, katakanlah, “Lakum dinukum wa liya din.” “Bagimulah agamamu dan bagikulah agamaku.” (al-Kafirun 6). Jika mereka menyangkal bahwa kalian bukan muslim, katakanlah, “Kami muslim, kalianlah yang bukan!”

Kita adalah orang-orang yang mengikuti jalur yang benar, jalannya Rasulullah , para Sahabat, khalifah Rasulullah , dan keempat imam dalam Islam. Keempat imam itu mempunyai Syaikh yang Sufi! Mereka belajar kepada Syaikh, walaupun ada beberapa Syaikh yang buta huruf, misalnya, Syaikh Bishr al-Hafi dan Syaikh Syayban ar-Ra’i . Setiap kali Imam Syafi’i bersama Syaikh Bishr al-Hafi yang membuat 7 kesalahan dalam membaca al-Faatihah, beliau tetap meminta Syaikh-nya untuk menjadi imam shalat. Syaikh Bishr membaca, bukan pengetahuan dari buku, tetapi dari cahaya hati. Inilah yang kita butuhkan. Insya Allah, kita berdo’a semoga cahaya akan diberikan kepada kita karena kecintaan terhadap Syaikh. Semoga kecintaan kepadanya juga akan berkembang di hati kita. Tanpa itu kita tidak akan bisa sampai kepada pintu Rasulullah .

Kita harus bersikap rendah hati kepada sesama dan kepada orang lain. Bukan merupakan kejahatan dalam menerima saudara-saudari kita. Agama ini berdasarkan cinta, agama ini berdasarkan hormat, dan agama ini berdasarkan kerendahan hati. Jika kita tidak mempunyai perilaku yang baik ini, kita tidak akan menemukan Cahaya Allah dalam hati kita, sebagaimana yang diterangkan Allah dalam hadits qudsi, “Qalbul mu’min baytur Rabb,” “hati para mu’min merupakan rumah Allah ”. Untuk menjadi mu’min yang baik berarti menjadi rendah hati, penuh hormat, dan mencintai sesama. Tanpa ketiga perilaku baik tersebut, kalian tidak akan menemukan cahaya dalam hatimu di kehidupan ini, ketika kita meninggal dan mengeluarkan 7 nafas terakhir—tidak menghirup, tetapi hanya menghembuskan—pada saat itu Syaikh kita berada di sana untuk mengambil kita ke dalam hatinya. Sampai saat itu, kita tidak akan menemukan atau melihat cahaya hati kecuali, pertama kita harus memiliki ketiga perilaku baik tersebut. Cobalah untuk mendapatkannya sekarang. Cobalah untuk mempengaruhi ego agar menerima ketiga sifat itu. Bersifatlah rendah hati, jika seorang menyakitimu, jangan sakit hati, datangilah dia dan maafkan, lebih jauh lagi ciumlah tangannya atau kakinya—itu bukan suatu kejahatan! Sejauh engkau bisa merendah di hadapan orang lain, lakukanlah, Allah akan menaikkan derajatmu.

Insya Allah, kita semua akan bersatu, karena kita membutuhkan persatuan. Biarkan semuanya percaya terhadap hal ini, dan ikuti selalu satu pemimpin, satu Syaikh, satu bay’at, satu pintu, satu sumber cahaya dari Sumbernya, satu stasiun pemancar untuk seluruh hati. Pada saat itu kalian akan terangkul dengan tulus kepadanya. Semakin keras kalian berusaha mendatanginya, semakin kuat dan kokoh rangkulannya.

Wa min Allah at Taufiq bi hurmat al-Faatihah.

Entry filed under: Rahasia Hati. Tags: .

Ujian/Kepatuhan para Awliya Yudas yang di Salib

4 Komentar Add your own

  • 1. sunan kuning penebar pesona  |  Desember 10, 2007 pukul 3:38 am

    PANTUN GELOMBANG CINTA
    ( JERIT HATI DAN HARAPAN RAKYAT JELATA )
    Oleh : Maulana Mahbub Al – Majnun

    NUSANTARA NEGERI YANG KAYA
    TEMPAT KORUPTOR BERPESTA PORA
    HUKUM HANYA MILIK YANG KAYA
    KESEWENANG – WENANGAN MERAJALELA

    SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA
    LIHAT ORANG SUSAH MALAH TERTAWA
    BENCANA JADI OBYEK WISATA
    PENGGAL SAJA BIANG KEROKNYA

    DUNIA DISEMBAH LAYAKNYA TUHAN
    AGAMA JADI BAHAN CEMOOHAN
    TAK DIRASA SEMUA PERINGATAN
    NUSANTARA NEGERI KUTUKAN

    BEBAN HIDUP SEMAKIN BERAT
    ORANG BAIK BERUBAH JAHAT
    TOBAT NASIONAL SUDAH TERLAMBAT
    NUSANTARA MENUJU KIAMAT

    KAMI WONG CILIK INGIN MENGADU
    KEPADA SIAPA KAMI TAK TAHU
    BERULANG KALI NYOBLOS PEMILU
    TAPI KAMI SELALU TERTIPU

    NASIB KAMI TAK PERNAH MENENTU
    SAMPAI KAPAN KAMI TAK TAHU
    BERHARAP – BERDOA SEPANJANG WAKTU
    KAPAN LAKU GELOMBANG CINTAKU ?

    KAMI WONG MLARAT PALING NGGAK KUAT
    BILA MELIHAT TINGKAH POLAH PEJABAT
    SEMUCI – SUCI DAN SEOLAH NINGRAT
    PADAHAL DIBELAKANG, . . . . BEJAT

    KAMI WONG CILIK CUMA INGIN TAHU
    INI MEMANG BENAR ATAU CUMAN ISU ?
    AKAN MUNCUL SEORANG RATU
    YANG MEMIMPIN ATAS PERINTAH WAHYU

    KEYAKINAN TAK BUTUH PEMBUKTIAN
    MANUSIA BEBAS TENTUKAN PILIHAN
    DIPUNCAK ZAMAN KEHANCURAN
    ADAKAH JENDRAL BERHATI INTAN ?

    AKU MEMANGGILMU KSATRIA NUSANTARA
    KARENA DHARMAMU PADA KEBENARAN
    WALAU NASIBMU TERLUNTA – LUNTA
    SEMOGA ENGKAU BEROLEH PANGAYOMAN

    AKU MEMANGGILMU PANDITA NUSANTARA
    KARENA LAKUMU – LAKU YANG SUCI
    WALAU DIHEMPAS BADAI DERITA
    SEMOGA HIDUPMU SELALU DIBERKATI

    MANUSIA PICIK GAMPANG BERMUSUHAN
    LANTARAN NAIF MEMAKNAI FIRMAN
    BILA TAK TURUN WAHYU KEPEMIMPINAN
    PENAFSIRAN EGO MENJADI TUHAN

    UMAT MENCARI – CARI DISAAT SEKARAT
    SOSOK MANUSIA YANG MENERIMA WAHYU
    MELURUSKAN KEMBALI AJARAN NABI MUHAMMAD
    BUKAN WAHYU AGAMA BARU

    NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
    TERBITNYA FAJAR – SANG MENTARI HARAPAN
    LANGKAH AVATAR SANGAT HATI – HATI
    GELAP MALAM PENUH JEBAKAN

    SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
    MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
    TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI
    JUGA ILMU PENERAWANGAN TERTINGGI

    KELUAR MASUK PURA MANGKUNEGARAN
    ALLHAMDULILLAH ORA KONANGAN
    KELUAR MASUK RUMAH PEJABAT
    TETAP SAJA TIDAK TERLIHAT

    SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
    MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
    TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI
    JUGA PENERAWANGAN GAIB TERTINGGI

    KECUALI OLEH MEREKA YANG DIKEHENDAKI
    DIANTARA HAMBA – HAMBA SEJATI
    YANG RELA MEMPERSEMBAHKAN DIRI
    DEMI TEGAK HUKUM – KEADILAN ILAHI

    NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
    SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
    SEDERHANA, TAK BANYAK KONSEP TEORI
    CUKUP MENGAMBIL YANG TULUS SUCI

    RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI
    TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI
    MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
    HANYA JALANKAN AMANAH ILLAHI

    RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI
    TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI
    CUKUP MENCETAK KADER MUMPUNI
    LALU MENGHILANG BAK DITELAN BUMI

    KITA SAMPAI DIBATAS WAKTU
    KEBENARAN SEJATI MENUNTUN LAKU
    LETAKKAN SEMENTARA PEMAHAMANMU
    KITA DENGARKAN PENUTURAN WAHYU

    BAGI YANG SUNGGUH MEMBUKA HATI
    DENGAN POLOS TANPA PRASANGKA
    SATRIO – PINANDITA SIAP MENEMANI
    SAMPAIKAN KEBENARAN APA ADANYA

    TABIR MASA MEMBUNGKUS RAHASIA
    KAYAKAN CERITA AKAN NUANSA
    BERDETAK JANTUNG KARENA ASA
    MENGUJI NYALI JIWA PERKASA

    WAHAI APARAT – PENEGAK HUKUM NEGARA
    WAHAI ULAMA – PANDITA NUSANTARA
    WAHAI PUTRA – PUTRA TERBAIK BANGSA
    APAKAH AKAL DAN NURANIMU BUTA !!

    Semarang,15 November 2007
    Ditemani Gudang Garam Surya
    Gudang air mata,Garam kehidupan, Surya pencerahan
    Bravo IMAM MAHDI, para kekasih tak sabar menanti

    Hidayah datang tak pandang bulu
    Merasuk kedasar keyakinan,sepenuhnya atas kuasaNYA
    salam bagi semua “orang gila” Semoga kita segera bersua.
    Puisi ini adalah puisi orisinil penulis, yang diilhami dari mimpi 7 kali berjumpa IMAM MAHDI alias RATU ADIL alias SATRIO PININGIT alias AVATAR alias SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU alias
    “MALIKUL MUQSITH”
    Allah Subhaanahu Wataaala memberi GELAR KHUSUS sosok orang yang menerima wahyu diakhir zaman ini dengan gelar dan panggilan “MALIKUL MUQSITH”
    MALIKUL – MUQSITH bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia kurang lebih berarti RAJA ( PENEGAK ) KEADILAN alias RATU ADIL.
    Dia menerima wahyu untuk meluruskan kembali ajaran Nabi Muhammad yang sudah banyak di selewengkan, ditambah – dikurangi serta di putar balikkan. Wahyu yang diterima bukanlah wahyu KENABIAN sehingga jelas tidak membawa AGAMA BARU, dan orang yang menerima wahyu ini sangat tidak pantas dan SALAH BESAR jika di sebut NABI BARU.
    IMAM MAHDI adalah sebutan atau istilah yang lain untuk sosok yang dipanggil ALLAH dengan MALIKUL MUQSITH ini, ia NYATA dan memang benar – benar ADA. IMAM MAHDI berarti pemimpin pemberi petunjuk . RATU ADIL juga menerima wahyu kepemimpinan dalam arti RATU ADIL adalah orang yang memang dipilih ALLAH dan DIPERINTAH untuk memimpin dan membenahi negeri ini (NUSANTARA). Dalam konteks Indonesia yang sempit, beliau menjadi RATU ADIL dan dalam kapasitas yang lain dalam konteks dunia yang lebih luas beliau menjadi IMAM MAHDI.

    Di zaman kelak Ratu Adil memimpin, kebenaran dan HUKUM ILAHI akan benar – benar ditegakkan. Meskipun beliau seorang muslim yang taat menjalankan syariat, tapi beliau memiliki toleransi dan apresiasi yang tinggi dengan semua pemeluk agama dan semua aliran kepercayaan. Beliau mengayomi semua golongan dengan keadilan, kebenaran, dan kejujuran. Beliau didampingi oleh ruh – ruh para Nabi dari semua AGAMA BESAR di dunia, baik Isa, Muhammad, Musa, Daud, Adam, Sri krisna, & Sidharta Gautama. Selain itu turut mendampingi beliau ruh leluhur Pulau jawa yaitu Sunan Lawu alias Brawijaya Pamungkas, Eyang Sabdo Palon dan Naya Genggong. Selain itu turut mengawal beliau ruh-ruh seluruh raja NUSANTARA yang bertaqwa .Juga banyak ratusan ruh wali-wali dari semua agama di sepanjang sejarah umat manusia . Allah tidak tanggung – tanggung dalam menurunkan seluruh KEKUATANNYA untuk mewujudkan tata kehidupan dunia yang lebih spirituaL dan lebih manusiawi. Kekuatan Allah itu dititipkan sebagai fasilitas perjuangan kepada IMAM MAHDI – RATU ADIL dan PASUKANNYA. Alangkah berbahagia jika anda yang membaca tulisan ini bisa ambil bagian menjadi pasukan MALIKUL MUQSITH ini.

    Penulis sebelumnya adalah orang yang skeptis akan RATU ADIL yang menurut penulis itu Cuma MITOS. Tetapi petunjuk mimpi yang beruntun sebanyak 7 kali dalam kurun waktu th. 2005 – 2007, telah merubah pandangan dan keyakinan penulis secara drastis dan radikal – karena disetiap mimpi, gambarannya begitu jelas dan gamblang. Serta “ndilalah” semua informasi dari ketujuh petunjuk mimpi bisa terekam rinci dalam ingatan penulis. Selain berisi banyak informasi, petunjuk mimpi itu juga memberi beberapa terapi atau METODE PEMBERSIHAN JIWA TERBAIK MENURUT VERSI ALLAH SWT, sehingga berpengaruh dahsyat bagi lahir batin penulis.

    Tulisan ini adalah media bagi penulis untuk berbagi pengalaman dan mempromosikan keyakinan yang nyata. Dan semoga berguna sebagai sarana untuk menjembatani pemahaman masyarakat terhadap keberadaan Beliau yang sebenarnya memang nyata adanya. Penulis prihatin dengan banyaknya orang yang mengaku – aku menerima wahyu tanpa bisa memberi bukti kongkrit yang meyakinkan bahwa mereka (yang ngaku-ngaku itu) benar – benar menerima wahyu. Sebagai panduan agar masyarakat tidak dibodohi maka penulis ingin menginformasikan bahwa orang yang menerima wahyu :

    1. Kenal akrab dengan Malaikat Jibril sebagai Malaikat Penyampai Wahyu. Dan tahu secara rinci tentang Jibril- termasuk bunyi redaksi tasbih malaikat jibril kepada Allah.Begitu pula bacaan tasbih dari Malaikat – Malaikat yang lain, Imam Mahdi yang sanggup berkomunikasi dengan mereka pasti tahu bacaannya semua.

    2. Jika benar seseorang menerima wahyu, dia pasti juga mengalami pembersihan jiwa langsung dari Allah sebagaimana Nabi Muhammad mengalaminya. Mengapa ? karena untuk menerima wahyu suci, jiwa seorang penerima wahyu HARUS disucikan dulu oleh Dzat yang Maha Suci untuk sanggup menerima wahyu yang suci.

    3. Sebagai sesama penerima wahyu, seorang IMAM MAHDI atau apapun istilah dan namanya pasti sangat mengenal SELUK BELUK nabi – nabi sebelumnya yang juga menerima wahyu. Meskipun dalam konteks IMAM MAHDI wahyu yang turun bukanlah wahyu kenabian, tetapi pasti seorang IMAM MAHDI mengenal dengan rinci rahasia yang dimiliki Nabi Muhammad, begitu juga nabi – nabi sebelumnya. Sebagai cara untuk mengetes misalnya :
    a. Seorang IMAM MAHDI pasti tahu dan bisa menunjukkan bacaan tasbih Nabi Daud kepada Allah.
    b. Imam Mahdi pasti tahu hadist – hadist Nabi Muhammad yang di palsukan atau yang TAK PERNAH SAMPAI kepada kita karena sebab – sebab tertentu padahal dulu hadist itu benar – benar ada.
    c. Imam Mahdi pasti tahu kapan dan pada usia berapa Nabi Isa wafat, dan tahu bunyi doa yang dipanjatkan Nabi Isa saat diizinkan Allah menghidupkan orang yang sudah mati.

    4. Bila benar seorang RATU ADIL sejati yang menerima WAHYU KEPEMIMPINAN, dia pasti :
    a. Mengerti kunci untuk membuka harta karun NUSANTARA dan seluruh kekayaan alam yang berguna untuk membangun kemakmuran rakyat.
    b. Sanggup meluruskan sejarah perjalanan bangsa yang diputarbalikkan.
    c. Mengerti cara yang paling tepat dalam memimpin dan mengatur INDONESIA.

    Minimal pertanyaan – pertanyaan diatas jika bisa di jawab oleh siapa saja yang mengaku – aku dan ia bisa menunjukkan dengan meyakinkan, maka BER BAI’AT LAH karena seorang IMAM MAHDI yang sejati pasti bisa menjawab semua pertanyaan yang sangat mendasar dan eksistensial itu.
    Baiklah, kami kira masih banyak petunjuk mimpi yang tidak semuanya bisa saya ungkapkan-kecuali jika anda meyakini karena didorong oleh rasa pencarian sejati layaknya seorang pencari kebenaran ALLAH yang hakiki.

    Cukup sekian semoga tulisan ini bisa berguna……amin.
    Sekian..

    Tertanda,
    01’12’2007
    Sunan Kuning Penebar Pesona
    Indonesia

    Keyakinan lebih berharga dari kajian seribu kitab
    Wacana diatas bertujuan untuk menjembatani pemikiran rakyat, Terima kasih atas kesediaannya untuk menyebar luaskan informasi diatas.
    salam

    Balas
  • 2. Silent King  |  Juni 9, 2009 pukul 4:42 am

    Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Sholawat & salam selalu tercurah kepada Para Utusan/Rasull ALLAH SWT.

    WASIAT DARI ALLAH SWT & PARA ROSUL ALLAH
    PEMIMPIN SEJATI MASA DEPAN YANG MEMILIKI JATI DIRI

    Untuk menjadi “Pemimpin Masa Depan” bangsa Indonesia, harus tahu/paham betul dan dapat membawa masyarakat, bangsa & Negara sesuai dengan “JATI DIRI BANGSA INDONESIA”.

    JATI DIRI BANGSA INDONESIA terbagi kedalam dua sisi yaitu :

    INTERNAL :

    Sebagai Pemimpin Bangsa harus dapat mengantarkan bangsa Indonesia untuk MEMBANGUN, MENATA dan MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT secara adil, aman, tentram dan semua pemeluk agama dapat hidup berdampingan layaknya hidup dalam “SURGA DUNIA” yang seperti kita khayalkan/idamkan saat ini.

    EXTERNAL :

    Dapat mengantarkan bangsa Indonesia menuju “MERCUSUAR DUNIA” dalam hal mana akan terjadi tatanan masyarakat Global, secara Fisik dan Non Fisik :
    – FISIK : pembangunan dunia untuk dijadikan kehidupan layaknya “SURGA DUNIA”
    – NON FISIK : Membentuk Mental dan Spiritual umat agar lebih spiritual dan manusiawi.

    JATI DIRI BANGSA hanya dapat terwujud/terlaksana apabila pemimpinnya berasal dari Insan Hablumminallah (Manusia Sejati yang telah ditinggikan derajatnya oleh ALLAH SWT, dimana segala tidakan/perbuatannya telah mendapatkan ridho dari sisi-Nya dan merupakan “kepanjangan langkah dan tangan ALLAH SWT” di dunia).

    Maka melalui tulisan ini saya bermaksud mengabarkan “berita baik” dari ALLAH SWT & Para Rosul ALLAH, tentang Pemimpin Masa Depan Yang Memiliki Jati Diri yang diharapkan oleh kita semua.

    ALLAH SWT berfirman:

    Katakanlah: “Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allah mengetahui.” Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Ali Imran (3) : 29)

    1. Mencari Pemimpin Masa Depan sesungguhnya merupakan rahasia ALLAH SWT, & ALLAH SWT telah & akan memberitahukan kepada umat manusia yang diridhoi-Nya.

    ALLAH SWT berfirman:

    Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab”.(QS. Ali Imran (3) : 27)

    Allah menentukan rahmat-Nya (kenabian) kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah mempunyai karunia yang besar.(QS. Ali Imran (3) : 74)

    (Kami terangkan yang demikian itu) supaya ahli Kitab mengetahui bahwa mereka tiada mendapat
    sedikitpun akan karunia Allah (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Allah. Dia berikan karunia itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. (QS. al-Hadid (57) : 29)

    2. Pemimpin Masa Depan yang memiliki jati diri dapat mensejahterakan kita semua atas dasar keridhoan untuk menerima & melaksanakan perintah secara langsung dari ALLAH SWT (Insan Hablumminallah), bukan semata-mata pilihan manusia yang selalu berpatokan kepada hasil pandangan/pikiran, pendengaran/ucapan (Hablumminanas).

    ALLAH SWT berfirman:

    Sesungguhnya Kami telah menurunkan ayat-ayat yang menjelaskan. Dan Allah memimpin siapa yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.(QS. an-Nur (24) : 46)

    Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan merobah (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang yang fasik. (QS. 24:55)

    3. Dasar keridhoan dari ALLAH SWT (Insan Hablumminallah) tersebut merupakan kunci utama dalam mensejahterakan umat manusia, karena kepada Insan Hablumminallah ALLAH SWT telah menyerahkan seluruh kerajaan bumi.

    ALLAH SWT berfirman:

    Katakanlah: “Wahai Rob Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
    (QS. Ali Imran (3) : 26)

    Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong.(QS. al-Baqarah (2) : 107)

    Kepunyaan Allah segala yang ada di langit dan di bumi; dan kepada Allah dikembalikan segala urusan.(QS. Ali Imran (3) : 109)

    Kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan yang ada di bumi. Dia memberi ampun kepada siapa yang Dia kehendaki; Dia menyiksa siapa yang Dia kehendaki; dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Ali Imran (3) : 129)

    Kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi; dan Allah Maha Perkasa atas segala sesuatu.
    (QS. Ali Imran (3) : 189)

    Dan kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah kembali (semua makhluk).
    (QS. an-Nur (24) : 42)

    Ketahuilah sesungguhnya kepunyaan Allah apa yang di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kamu berada didalamnya (sekarang). Dan (mengetahui pula) hari (manusia) dikembalikan kepada-Nya, lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.(QS. an-Nur (24) : 64)

    Kerajaan langit dan bumi. Kepunyaan-Nyalah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah dikembalikan segala urusan.(QS. al-Hadid (57) : 5)

    4. ALLAH SWT telah memberi derajat yang tinggi disisi-Nya karena mengemban tugas dan tanggungjawab yang mulia secara langsung untuk mensejahterakan umat manusia didunia.

    ALLAH SWT berfirman:

    Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebagian kamu atas sebagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikanNya kepadamu. Sesungguhnya Rabbmu amat cepat siksaan-Nya, dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 6:165)

    Dan sesungguhnya telah Kami tulis di dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang saleh. (QS. 21:105)

    (yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang maruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan. (QS. 22:41)

    5. Untuk mendapatkan ridho derajat yang tinggi disisi ALLAH SWT, Insan Hablumminallah sebelumnya /terlebih dahulu telah disucikan lahir dan batinnya dengan melewati bimbingan, ujian dan cobaan secara khusus dalam kehidupannya.

    ALLAH SWT berfirman:

    (yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): “Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar”. (QS. al-Hadid (57) : 12)

    Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu”. Dikatakan (kepada mereka): “Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)”. Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa. (QS. al-Hadid (57) : 13)

    Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: “Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?” Mereka menjawab: “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaithan) yang amat penipu. (QS. al-Hadid (57) : 14)

    Sesungguhnya Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang Rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah. Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata.(QS. Ali Imran (3) : 164)

    Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lobang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. an-Nur (24) : 35)

    Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka bersyungkur dengan bersujud dan menangis. (QS. Maryam (19) : 58)

    6. Keberadaan Insan Habluminallah saat ini, belum banyak diketahui dan masih misterius, sekalipun itu keluarga, saudaranya, tetangganya atau teman dekatnya, apabila mereka berkata yang sesungguhnya apa yang sedang terjadi, maka hanya caci maki, hinaan & fintnah yang diterimanya, “ini merupakan rahasia ALLAH SWT”

    ALLAH SWT berfirman:

    Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi), (QS. 28:5)

    7. Kemunculan Insan Hablumminallah ini tidak bisa didasari atas kepentingan/ambisi pribadi, kelompok atau golongan, tetapi berdasarkan kehendak dari ALLAH SWT yang maha pengasih lagi maha penyayang umat-Nya di seluruh dunia.

    8. Kemunculan Insan Hablumminallah (Insan Sejati/Khalifah ALLAH) ini sudah dapat kita rasakan/ketahui dengan adanya tanda-tanda berguncangnya alam semesta (“seperti saat ini banyak bencana yang sedang dan sudah terjadi, banjir bandang, gempa bumi, gunung meletus, angin topan, kebakaran, peperangan & musim/cuaca yang tidak menentu akibat putaran Bumi / massa yang dipercepat”), ini terjadi semata-mata untuk memepercepat dan membersihkan tempat dimana urusan atau risalah ALLAH SWT akan diturunkan.

    ALLAH SWT berfirman:

    Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (QS. al-Hadid (57) : 22)

    (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri, (QS. al-Hadid (57) : 23)

    9. Dari jumlah milyaran penduduk di dunia, hanya kepada Insan Hablumminallah ALLAH SWT telah ridho menurunkan rahmat dan hidayah-Nya, dimana jumlah Insan Hablumminallah hanya dibawah hitungan jari tangan kita, latar belakang kehidupan Insan Habluminallah adalah rakyat biasa, Ia bukan seorang ahli agama, ilmuwan, atau pakar politik, oleh karena itu kita sebagai bangsa Indonesia wajib bersyukur kepada ALLAH SWT atas terpilihnya sebagian kecil umat di Indonesia untuk menerima & menjalankan, melaksanakan perintah-Nya yaitu amanah dari ALLAH SWT dalam membantu, membangun, menata, mensejahterakan dan memakmurkan umat di dunia. Dan untuk saat ini kami hanya bisa menghimbau kepada saudara-saudara untuk bersabar, dan bertawakal kepada ALLAH SWT dalam menjalani masa proses kemunculan risalah ALLAH SWT ini, sehingga kesuksesan, berkah, rahmat dari ALLAH SWT, yang sudah diraih dapat segera dinikmati oleh kita semua.

    ALLAH SWT berfirman:

    Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya). (QS.27:62)

    Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.
    (QS. Ali Imran (3) : 200)

    Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. (QS al-Maaidah [5]: 3)

    Demikian, berita risalah ALLAH SWT ini saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi bangsa dan umat di dunia ini yang sedang krisis multi dimensi dan ALLAH SWT selalu menyertai kita semua “amin”.

    Mohon maaf apabila dalam menyampaikan berita baik ini kurang berkenan di hati anda, karena ini adalah merupakan berita sesungguhnya terjadi “BUKAN BASABASI”.

    Wassalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Jakarta, 9 Juni 2009
    TTD
    Insan Hablumminallah
    hablumminallah.wordpress.com

    Balas
  • 3. Al Kelantani  |  September 21, 2010 pukul 8:02 am

    PERINTAH DARI MALAIKAT JIBRIL.
    Dengan kehendak Allah saya adalah IMAM MAHADI. Menurut perintah yang saya terima dari Malaikat Jibril menyuruh saya menikahkan semua manusia yang hendak berkahwin samaada yang sudah kawin atau baharu hendak berkawin. Saya bertanya kepada Malaikat Jibril masalah nikah ini, adakah setengah orang saja yang mesti menikah atau setengah yang lain pula dikecualikan? Jawab Malaikat Jibril “Tidak ada siapa yang dikecualikan semuanya WAJIB menikah. Nikah yang ada sekarang ini tidak sah. Jadinya bila nikah tidak sah maka jatuhlah kita dalam hukum zina. Maka pasangan yang sudah menikah kena menikah semula kerana nikah yang dulu sudah tidak sah lagi. Saya bertanya lagi kepada Malaikat Jibril “Bolehkah orang lain menikahkan pasangan yang hendak menikah?. Jawabnya boleh tapi mesti dapat izin dari saya terlebih dahulu.

    Syarat untuk saya izinkan seseorang itu menjadi jurunikah perkahwinan dari Malaikat Jibril ini orang itu mestilah kenal i’tiqad orang mukmin yang sebenar. I’tiqad ini samalah SAPERTI i’tiqad para anbia dan aulia Allah.

    Penjelasan mengenai hal ini semua saya berani bersumpah dengan lafaz sumpah wallahi, wabillai wathallahi bahawa keterangan ini adalah datang dari Malaikat Jibril.
    Amin.
    Sekian wasallam dari,
    Tok Da Juri,
    Pemegang Panji Panji Hitam,
    Kg Chicha Tinggi, 17000 Pasir Mas,
    Kelantan.
    http://www.imamahadi.blogspot.com/

    Balas
  • 4. INSAN KAMIL RIYADI  |  Desember 29, 2013 pukul 10:49 am

    ASSALAMUALAIKUM WR WB, ALLAH SWT MENAWARKAN AMANAH INI KEPADA SEMUA MAKHLUKNYA DIALAM SEMESTA INI NAMUN TIDAK ADA YG SANGGUP KECUALI MANUSIA ( NABI ADAM ) AMANAH INI DI WARISKAN OLEH NABI ADAM KEPADA PARA NABI & PARA SAHABAT NABI: 1. NABI MUSA, 2. NABI DAUD, 3. NABI ISA, 4. NABI MUHAMMAD DAN PARA NABI SEBELUM NABI MUHAMMAD YANG DISEBUT ZAMAN NABI. SETELAH ZAMAN NABI DI WARISAN AMANAH INI KE ZAMAN WALI ALLAH SPT WALI KUTUB /WALI TUNGGAL, WALI SEMBILAN DAN PARA WALI ALLAH YG TIDAK KUSEBUTKAN NAMANYA TAPI TIDAK MENGURANGI RASA HORMAT KAMI, YANG DISEBUT ZAMAN WALI. SETELAH ZAMAN WALI ALLAH DI WARISAN AMANAH INI KEPADA PARA LELUHUR KITA SAMPAI KE DIRI KITA SEKARANG INI, AMANAH INI HARUS DITEGAKKAN DIBUMI PERTIWI NUSANTARA INI YANG DINAMAI ZAMAN UMAT,BILA TIDAK ADA LAGI YG MEMPELAJARI ILMU KETAUHIDAN INI DUNIA AKAN HANCUR ( KIAMAT) ALHAMDULILLAH KARENA MASIH ADA ORANG YG MEMPELAJARI ILMU KETAUHIDAN INI KEHANCURAN BELUM TERJADI, WALAUPUN SUDAH ADA TANDA TANDA BANYAK MUSIBAH KECIL TERJADI DI INDONESIA KHUSUSNYA, UMUMNYA DUNIA. ALLAH MELAHIRKAN KE DUNIA INI MELALUI KEDUA ORANGTUA KITA UNTUK BERSUJUD / BERBAKTI KEPADA ALLAH SWT, UNTUK BERBAKTI KEPADA ALLAH, MANUSIA HARUSLAH TERLEBIH DAHULU MENGENAL ALLAH KARENA TANPA MENGENAL ALLAH, MANUSIA TIDAK DAPAT MEMAHAMI AGAMA ALLAH DAN TANPA MEMAHAMI AGAMA ALLAH MAKA MANUSIA TIDAK DAPAT MELAKSANAKAN TUNTUNAN AGAMA SEBAGAIMANA YG DIKEHENDAKI OLEH ALLAH. KEGAGALAN MANUSIA MELAKSANAKAN TUNTUNAN AGAMA ALLAH SESUAI DENGAN KEINGINAN ALLAH DAN TUJUAN AGAMA ALLAH DITURUNKAN KEPADA MANUSIA, MAKA AGAMA ALLAH TIDAK DAPAT DIBANGUNKAN DENGAN SEMPURNA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT MANUSIA. APABILA AGAMA ALLAH TIDAK DIBANGUNKAN DENGAN SEMPURNA DALAM MASYARAKAT MANUSIA MAKA AKAN MENGAKIBATKAN KEHIDUPAN MANUSIA AKAN SENGSARA DAN MENDERITA, DIMANA KESENGSARAAN DAN PENDERITAAN KEHIDUPAN MANUSIA AKAN MELIPUTI SEMUA LAPISAN MANUSIA. HAL INILAH YANG SEDANG DIRASAKAN DAN DI ALAMI OLEH MAYORITAS UMAT MANUSIA DISELURUH DUNIA. DEMIKIANLAH MAYORITAS UMAT MANUSIA DI DUNIA HARI INI HIDUP DALAM KESENGSARAAN DAN PENDERITAAN DISEBABKAN KEGAGALAN MEREKA MEMBANGUNKAN AGAMA ALLAH DIDALAM MASYARAKAT MEREKA. ORANG KAYA HIDUP MENDERITA DAN SENGSARA MENURUT KEADAAN KEKAYAAN MEREKA, SEDANG ORANG MISKIN MENDERITA DAN SENGSARA MENURUT KEADAAN KEMISKINAN MEREKA HINGGA MASYARAKAT MANUSIA TIDAK LAGI SEJAHTERA, SEDANGKAN AGAMA ALLAH BERTUJUAN UNTUK MENSEJAHTERAKAN KEHIDUPAN MANUSIA. UNTUK MELAKSANAKAN AMANAH ALLAH INI, ALLAH TELAH MEMBERIKAN ALAM SEMESTA BESERTA ISINYA KEPADA NABI ADAM KE WALI ALLAH SAMPAI KELELUHUR KITA YG SERING SEBUT HARTA AMANAH, HARTA PARA RAJA/ SULTAN SAMPAI KE BUNG KARNO YG SERING RAKYAT INDONESIA DISEBUT HARTA BUNG KARNO, SEDANGKAN BELIAU SENDIRI BUNG KARNO TIDAK MENGAKUI HARTA PRIBADI / KLUARGA,BELIAU MENYEBUTNYA HARTA RAKYAT INDONESIA YG SUDAH DISIMPAN SECARA RAPI BANK TO BANK OLEH PARA PEGAWAI ALLAH,HARTA RAKYAT INDONESIA ITU BISA CAIR OLEH ORANG YG MENAROH YG PASTI ORANG YG MEMPUNYAI NO REK DI BANK TO BANK ( PIN ATM ) BUKAN DGN SURAT KUASA, BUKAN TANDATANGAN JEMPOL CAP DARAH DLL KARENA BUNG KARNO JASADNYA SUDAH MATI.(harta ini milik allah, bukan milik siapa siapa BUKAN MILIK BUNG KARNO, BUKAN MILIK RAJA RAJA, BUKAN MILIK EYANG) INSYA ALLAH TEAM KAMI AKAN MELAKSANAKAN AMANAH INI UNTUK TEGAKNYA KALIMAH LAA ILAHA ILLALLAH, MUHAMMADARROSULULLAH DI BUMI PERTIWI NUSANTARA INI DI MULAI DENGAN MENSEJAHTERKAN RAKYAT INDONESIA MELALUI KOPERASI ” KENARI” SEMUA ANGGOTA YG MEMILIKI KTP AKAN DISEJAHTERAKAN TANPA DIPUNGUT BIAYA APAPUN DAN ANGGOTA DI YG BELUM MEMILIKI KTP ( PELAJAR) AKAN MENDAPATKAN BIAYA PENDIDIKAN + LAPTOP ( SUBHANALLAH LAPTOP INI SUDAH ADA DALAM PIKIRAN PARA WALI ALLAH SEBELUM DICIPTAKAN MANUSIA). SEMUA SISTEM KOPERASI SUDAH DI NOKTARISKAN DAN DANA OPERASIONAL KOPERASI UNTUK SUDAH DISIAPKAN OLEH ALLAH UNTUK RAKYAT INDONESIA, TEAM KAMI TINGGAL MENCARI ORANG ORANG YG MENGENAL DIRI ( BERHATI EMAS ) YANG AKAN DI PILIH ALLAH DIDALAM MBB YANG AKAN BERTUGAS MEMIMPIN JABATAN DARI 33 PROPINSI HINGGA TINGKAT RT.IBARAT TEAM KAMI SEDANG MEMBUAT PARTAI ALLAH, DENGAN NAMA PARTAI LAA ILAHA ILLALLAH, MUHAMADARROSULULLAH, MAKA TEAM KAMI SEDANG MENCARI CALEG UNTUK DUDUK DI KOMISI KOPERASI KENARI UNTUK MENGURUS KESEJAHTERAAN RAKYAT, DI KOMISI BANK AMANAH RAKYAT INDONESIA UNTUK MENGURUS PENCAIRAN HARTA AMANAH YANG DI PEGANG PARA WALI AMANAH, PARA SESEPUH / EYANG,YANG AKAN CAIR CUKUP DI INDONESIA TIDAK PERLU KE SWISS. SETELAH RAKYAT INDONESIA SEJAHTERA DAN TIDAK MENDERITA LAGI BARU TEAM KAMI AKAN MENDORONG UMAT MANUSIA UNTUK MENGENAL ALLAH SESUAI AGAMA KENYAKINANNYA MASING MASING, BAGI UMAT ISLAM AKAN KITA DORONG KE MAJELIS ILMU YG AKAN DI PIMPINAN OLEH PEMUKA AGAMA YG SUDAH MENGENAL DIRI SENDIRI, AGAMA KRISTEN DGN PENDETA, HINDU DENGAN PEMUKA AGAMANYA, BUDHA DENGAN PEMUKA AGAMANYA JUGA DLL silahkan saudara -saudaraku baik islam maupun non islam yang ingin berjuang bersama kami untuk mengujudkan MBB ini, yang ingin menjadi PEJUANG TUHAN YME,ketemu langsung dgn pak sudarsono 081280311051 / 087782696267 ( NON SMS )karena acara ini acara kita semua, BAGI saudara – saudaraku yg hanya ingin sebagai TAMU TUHAN YME, kirimkan data pribadi ( nama lengkap, alamat tinggal sekarang / kontrakan. no hp ) kirimkan ke inbox fb : pasukan gajah kencana (pasukangajahkencana@yahoo.com), seluruh biaya transportasi bus / tiket pesawat ( luar pulau jawa ) dan hotel dll ditanggung kami wassalamualaikum wr wb hormat kami DEWAN AMANAH RAJA RAJA NUSANTARA dgn kode team amanah : LM ( LAA ILAHA ILLALLAH, MUHAMADARROSULULLAH )

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


April 2007
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Blog Stats

  • 611,398 hits

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

This website is worth
What is your website worth?
Add to Google

Syafii Photos

Wisuda nana

ahmad23

ahmad22

Lebih Banyak Foto

%d blogger menyukai ini: