<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>.::.Pengalaman Sufistik.::.</title>
	<atom:link href="http://syafii.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://syafii.wordpress.com</link>
	<description>Menyibak Misteri Ketuhanan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2012 11:59:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='syafii.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>.::.Pengalaman Sufistik.::.</title>
		<link>http://syafii.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://syafii.wordpress.com/osd.xml" title=".::.Pengalaman Sufistik.::." />
	<atom:link rel='hub' href='http://syafii.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pengertian Ilmu Tasawuf</title>
		<link>http://syafii.wordpress.com/2010/08/11/pengertian-ilmu-tasawuf/</link>
		<comments>http://syafii.wordpress.com/2010/08/11/pengertian-ilmu-tasawuf/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Aug 2010 22:50:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syafii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tasawuf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syafii.wordpress.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[Menurut Etimologi Ada beberapa sumber tentang pengertian Tasawuf menurut etimologi, diantaranya berkata bahwa tasawuf berasal dari kata &#8220;Sufi&#8221;. Pandangan yang umum adalah kata itu berasal dari Suf, bahasa Arab untuk wol, merujuk kepada jubah sederhana yang dikenakan oleh para asetik Muslim. Namun tidak semua Sufi mengenakan jubah atau pakaian dari wol. Teori etimologis yang lain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=231&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Menurut Etimologi</strong><br />
Ada beberapa sumber tentang pengertian Tasawuf menurut etimologi, diantaranya berkata bahwa tasawuf berasal dari kata &#8220;Sufi&#8221;. Pandangan yang umum adalah kata itu berasal dari Suf, bahasa Arab untuk wol, merujuk kepada jubah sederhana yang dikenakan oleh para asetik Muslim. Namun tidak semua Sufi mengenakan jubah atau pakaian dari wol. Teori etimologis yang lain menyatakan bahwa akar kata dari Sufi adalah Safa, yang berarti kemurnian. Hal ini menaruh penekanan pada Sufisme pada kemurnian hati dan jiwa. Teori lain mengatakan bahwa tasawuf berasal dari kata Yunani theosofie artinya ilmu ketuhanan.<br />
Yang lain menyarankan bahwa etimologi dari Sufi berasal dari &#8220;Ashab al-Suffa&#8221; (&#8220;Sahabat Beranda&#8221;) atau &#8220;Ahl al-Suffa&#8221; (&#8220;Orang orang beranda&#8221;),  yang mana adalah sekelompok muslim pada waktu Nabi Muhammad yang menghabiskan waktu mereka di beranda Masjid Nabi, mendedikasikan waktunya untuk berzikir dan berdo’a.</p>
<p><strong>Menurut Terminologi<br />
</strong>Tasawuf (Tasawwuf) atau Sufisme adalah ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikan jiwa, menjernihkan akhlaq, membangun zhahir dan batin, untuk memporoleh kebahagiaan yang abadi. Tasawuf pada awalnya merupakan gerakan zuhud (menjauhi kesenangan duniawi) dalam Islam, dan dalam perkembangannya melahirkan tradisi mistisme Islam.<br />
Tarekat (berbagai aliran dalam Sufi) sering dihubungkan dengan Syi’ah, Sunni<br />
dan organisasi Islam yang lain, atau kombinasi dari beberapa tradisi. pemikiran sufi muncul di Timur Tengah pada abad ke-8, sekarang tradisi ini sudah tersebar ke seluruh belahan dunia. Artikel selanjutnya silahkan <a title="Tasawuf" href="http://www.ziddu.com/download/11173071/pengantarilmutasawuf1.pdf.html" target="_blank">download</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syafii.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syafii.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syafii.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syafii.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syafii.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syafii.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syafii.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syafii.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syafii.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syafii.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syafii.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syafii.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syafii.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syafii.wordpress.com/231/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=231&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syafii.wordpress.com/2010/08/11/pengertian-ilmu-tasawuf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb32c0706f90ec403f6cf84a1a9bdf46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syafii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pesikologi Islam</title>
		<link>http://syafii.wordpress.com/2010/08/11/pesikologi-islam/</link>
		<comments>http://syafii.wordpress.com/2010/08/11/pesikologi-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Aug 2010 22:33:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syafii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tasawuf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syafii.wordpress.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[Islamisasi ilmu pengetahuan mendorong kejian Psikologi Agama dan Kesehatan Mental mengalami Shifting Paradigm. Ketika psikologi agama dan kesehatan mental masuk dalam ruang islamisasi, keduanya semakin intensif berdialog dengan ajaran agama Islam secara menyeluruh yang mencakup aqidah, syariat, dan akhlak (hakikat, tasawuf). Dampaknya, Psikologi agama tidak hanya menggunakan paradigma epistimologi humanistik yang cenderung materialistik-ateis, melainkan juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=227&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Islamisasi ilmu pengetahuan mendorong kejian Psikologi Agama dan Kesehatan Mental mengalami Shifting Paradigm. Ketika psikologi<br />
agama dan kesehatan mental masuk dalam ruang islamisasi, keduanya semakin intensif berdialog dengan ajaran agama Islam secara menyeluruh yang mencakup aqidah, syariat, dan akhlak (hakikat, tasawuf).</p>
<p>Dampaknya, Psikologi agama tidak hanya menggunakan paradigma<br />
epistimologi humanistik yang cenderung materialistik-ateis, melainkan juga menggunakan paradigma epistimologi meta-empirik, epistimologi spiritual. Kesehatan mental bersama Psikologi Agama secara bersinergi mulai mendiskusikan dan melibatkan ’pengaruh ajaran Islam’, termasuk ajaran sufistik, terhadap orang yang meyakininya dalam pengembangan<br />
studinya.  artikelnya and sumbernya silahkan <a title="Tasawuf" href="http://www.ziddu.com/download/11172963/Titiksinggungtasawuf.pdf.html" target="_blank">download</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syafii.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syafii.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syafii.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syafii.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syafii.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syafii.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syafii.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syafii.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syafii.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syafii.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syafii.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syafii.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syafii.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syafii.wordpress.com/227/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=227&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syafii.wordpress.com/2010/08/11/pesikologi-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb32c0706f90ec403f6cf84a1a9bdf46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syafii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ciri-Ciri  Orang Mukmin</title>
		<link>http://syafii.wordpress.com/2008/10/08/ciri-ciri-orang-mukmin/</link>
		<comments>http://syafii.wordpress.com/2008/10/08/ciri-ciri-orang-mukmin/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 00:47:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syafii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syafii.wordpress.com/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[Disebutkan dalam satu riwayat bahwa pada suatu hari Nabi SAW menemui para shahabat, lalu bertanya : &#8220;Bagaimana keadaan kalian ketika memasuki pagi hari ?&#8221; Mereka menjawab : &#8220;Kami berada dalam keadaan beriman kepada Allah.&#8221; Beliau SAW bertanya : &#8220;Apakah tanda-tanda keimana kalian ?&#8221; Mereka menjawab : 1. &#8220;Kami bersabar terhadap musibah, 2. bersyukur atas nikmat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=220&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Disebutkan dalam satu riwayat bahwa pada suatu hari Nabi SAW menemui para shahabat, lalu bertanya :</p>
<p><span style="color:#006600;">&#8220;Bagaimana keadaan kalian ketika memasuki pagi hari ?</span>&#8221; Mereka menjawab :  <span style="color:#3366ff;">&#8220;Kami berada dalam keadaan beriman kepada Allah.&#8221;</span> Beliau SAW bertanya : <span style="color:#009900;">&#8220;Apakah tanda-tanda keimana kalian ?&#8221;</span> Mereka menjawab :<br />
1. <span style="color:#33ccff;"><span style="color:#3366ff;">&#8220;Kami bersabar terhadap musibah</span></span>,<br />
2. <span style="color:#3366ff;">bersyukur atas nikmat kelapanga</span>n,<br />
3. <span style="color:#3333ff;">dan menerima semua ketetapan Allah.&#8221;</span><br />
Beliau SAW bersabda : <span style="color:#009900;">&#8220;Kalau begitu, kalian benar-benar orang mukmin, demi Tuhan pemilik Ka&#8217;bah.&#8221;</span></p>
<p>Pengertian yang senada diungkapkan oleh seorang ahli ma&#8217;rifat :<br />
1. <span style="color:#ff0000;">Sabar dengan tidak mengeluhkan apa pun yang dialami</span>, seperti kesabaran manusia pada umumnya ; ini adalah sabar tingkat tabi&#8217;in.<br />
2. <span style="color:#ff0000;">Sabar dengan menerima segala ketetapan Allah</span>, seperti kesabaran orang yang tidak mempedulikan masalah duniawi ; ini adalah sabar tingkatan orang-orang zuhud.<br />
3. <span style="color:#cc0000;">Sabar dalam pengertian menghadapi semua musibah dengan senang hati karena semuanya itu dari Allah belaka</span>, seperti kesabaran orang-orang yang benar dalam imannya ; ini adalah sabar tingkatan para shidiqqin.</p>
<p>Dalam suatu hadits, Rasulullah SAW bersabda :<br />
&#8220;Sembahlah Allah dengan senang hati. Jika kamu tidak mampu, maka hal yang terbaik bagimu adalah bersikap sabar menghadapi nasib yang tidak kamu sukai.&#8221;</p>
<p>dikutip dari Nashaaihul &#8216;Ibad karya Imam Nawawi Al-Bantani</p>
<p>sumber: http://erpaandtechnology.blogspot.com/2008/09/tiga-ciri-dasar-orang-mukmin.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syafii.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syafii.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syafii.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syafii.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syafii.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syafii.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syafii.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syafii.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syafii.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syafii.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syafii.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syafii.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syafii.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syafii.wordpress.com/220/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=220&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syafii.wordpress.com/2008/10/08/ciri-ciri-orang-mukmin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb32c0706f90ec403f6cf84a1a9bdf46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syafii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Junaid Al-Baghdadi</title>
		<link>http://syafii.wordpress.com/2008/07/05/junaid-al-baghdadi/</link>
		<comments>http://syafii.wordpress.com/2008/07/05/junaid-al-baghdadi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2008 06:28:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syafii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ulama Besar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syafii.wordpress.com/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[Junaid Al-Baghdadi (maqamnya gambar di sebelah)adalah seorang ulama sufi dan wali Allah yang paling menonjol namanya di kalangan ahli-ahli sufi. Tahun kelahiran Imam Junaid tidak dapat dipastikan. Tidak banyak dapat ditemui tahun kelahiran beliau pada biografi lainnya. Beliau adalah orang yang terawal menyusun dan memperbahaskan tentang ilmu tasauf dengan ijtihadnya. Banyak kitab-kitab yang menerangkan tentang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=218&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Junaid Al-Baghdadi (maqamnya gambar di sebelah)adalah seorang ulama sufi dan wali Allah yang paling menonjol namanya di kalangan ahli-ahli sufi. Tahun kelahiran Imam Junaid tidak dapat dipastikan. Tidak banyak dapat ditemui tahun kelahiran beliau pada biografi lainnya. Beliau adalah orang yang terawal menyusun dan memperbahaskan tentang ilmu tasauf dengan ijtihadnya. Banyak kitab-kitab yang menerangkan tentang ilmu tasauf berdasarkan kepada ijtihad Imam Junaid Al-Baghdadi.<br />
Imam Junaid adalah seorang ahli perniagaan yang berjaya. Beliau memiliki sebuah gedung perniagaan di kota Baghdad yang ramai pelanggannya. Sebagai seorang guru sufi, beliau tidaklah disibukkan dengan menguruskan perniagaannya sebagaimana sesetengah peniaga lain yang kaya raya di Baghdad.</p>
<p>Waktu perniagaannya sering disingkatkan seketika kerana lebih mengutamakan pengajian anak-anak muridnya yang dahagakan ilmu pengetahuan. Apa yang mengkagumkan ialah Imam Junaid akan menutup kedainya setelah selesai mengajar murid-muridnya. Kemudian beliau balik ke rumah untuk beribadat seperti solat, membaca al-Quran dan berzikir.</p>
<p>Setiap malam beliau berada di masjid besar Baghdad untuk menyampaikan kuliahnya. Ramai penduduk Baghdad datang masjid untuk mendengar kuliahnya sehingga penuh sesak.</p>
<p>Imam Junaid hidup dalam keadaan zuhud. Beliau redha dan bersyukur kepada Allah SWT dengan segala nikmat yang dikurniakan kepadanya. Beliau tidak pernah berangan-angan untuk mencari kekayaan duniawi dari sumber pekerjaannya sebagai peniaga.</p>
<p>Beliau akan membahagi-bahagikan sebahagian dari keuntungan perniagaannya kepada golongan fakir miskin, peminta dan orang-orang tua yang lemah.<br />
Bertasauf Ikut Sunnah Rasulullah saw</p>
<p>Imam Junaid seorang yang berpegang kuat kepada al-Quran dan as-Sunnah. Beliau sentiasa merujuk kepada al-Quran dan sunnah Rasulullah saw dalam setiap pengajiannya.</p>
<p>Beliau pernah berkata:</p>
<p>&#8220;Setiap jalan tertutup, kecuali bagi mereka yang sentiasa mengikuti perjalanan Rasulullah saw. Sesiapa yang tidak menghafal al-Quran, tidak menulis hadis-hadis, tidak boleh dijadikan ikutan dalam bidang tasauf ini.&#8221;</p>
<p>Memiliki Beberapa Kelebihan dan Karamah<br />
Imam Junaid mempunyai beberapa kelebihan dan karamah. Antaranya ialah berpengaruh kuat setiap kali menyampaikan kuliahnya. Kehadiran murid-muridnya di masjid, bukan saja terdiri daripada orang-orang biasa malah semua golongan meminatinya.</p>
<p>Masjid-masjid sering dipenuhi oleh ahli-ahli falsafah, ahli kalam, ahli fekah, ahli politik dan sebagainya. Namun begitu, beliau tidak pernah angkuh dan bangga diri dengan kelebihan tersebut.</p>
<p>Diuji Dengan Seorang Wanita Cantik</p>
<p>Setiap insan yang ingin mencapai keredhaan Allah selalunya menerima ujian dan cabaran. Imam Junaid menerima ujian daripada beberapa orang musuhnya setelah pengaruhnya meluas. Mereka telah membuat fitnah untuk menjatuhkan imej Imam Junaid.</p>
<p>Musuh-musuhnya telah bekerja keras menghasut khalifah di masa itu agar membenci Imam Junaid. Namun usaha mereka untuk menjatuhkan kemasyhuran Imam Junaid tidak berhasil.</p>
<p>Musuh-musuhnya berusaha berbuat sesuatu yang boleh memalukan Imam Junaid. Pada suatu hari, mereka menyuruh seorang wanita cantik untuk memikat Imam Junaid. Wanita itu pun mendekati Imam Junaid yang sedang tekun beribadat. Ia mengajak Imam Junaid agar melakukan perbuatan terkutuk.</p>
<p>Namun wanita cantik itu hanya dikecewakan oleh Imam Junaid yang sedikitpun tidak mengangkat kepalanya. Imam Junaid meminta pertolongan dari Allah agar terhindar daripada godaan wanita itu. Beliau tidak suka ibadahnya diganggu oleh sesiapa. Beliau melepaskan satu hembusan nafasnya ke wajah wanita itu sambil membaca kalimah Lailahailallah. Dengan takdir Tuhan, wanita cantik itu rebah ke bumi dan mati.</p>
<p>Khalifah yang mendapat tahu kematian wanita itu telah memarahi Imam Junaid kerana menganggapnya sebagai suatu perbuatan jenayah.</p>
<p>Lalu khalifah memanggil Imam Junaid untuk memberikan penjelasan di atas perbuatannya. &#8220;Mengapa engkau telah membunuh wanita ini?&#8221; tanya khalifah.</p>
<p>&#8220;Saya bukan pembunuhnya. Bagaimana pula dengan keadaan tuan yang diamanahkan sebagai pemimpin untuk melindungi kami, tetapi tuan berusaha untuk meruntuhkan amalan yang telah kami lakukan selama 40 tahun,&#8221; jawab Imam Junaid.</p>
<p>Wafatnya</p>
<p>Akhirnya kekasih Allah itu telah menyahut panggilan Ilahi pada 297 Hijrah. Imam Junaid telah wafat di sisi As-Syibli, seorang daripada muridnya.</p>
<p>Ketika sahabat-sahabatnya hendak mengajar kalimat tauhid, tiba-tiba Imam Junaid membuka matanya dan berkata, &#8220;Demi Allah, aku tidak pernah melupakan kalimat itu sejak lidahku pandai berkata-kata.&#8221;</p>
<p>sumber : http://tamanulama.blogspot.com</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syafii.wordpress.com/218/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syafii.wordpress.com/218/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syafii.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syafii.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syafii.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syafii.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syafii.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syafii.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syafii.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syafii.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syafii.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syafii.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syafii.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syafii.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syafii.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syafii.wordpress.com/218/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=218&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syafii.wordpress.com/2008/07/05/junaid-al-baghdadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb32c0706f90ec403f6cf84a1a9bdf46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syafii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Syeikh Muhammad Bahauddin An-Naqsabandi dan Keramatnya</title>
		<link>http://syafii.wordpress.com/2008/07/05/syeikh-muhammad-bahauddin-an-naqsabandi-keramatnya-boleh-menghidupkan-dan-mematikan-orang/</link>
		<comments>http://syafii.wordpress.com/2008/07/05/syeikh-muhammad-bahauddin-an-naqsabandi-keramatnya-boleh-menghidupkan-dan-mematikan-orang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2008 06:11:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syafii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ulama Besar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syafii.wordpress.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[Syeikh Muhammad Bahauddin An-Naqsabandi adalah seorang wali qutub yang masyhur hidup pada tahun 717-791 H di desa Qoshrul ‘Arifan, Bukhara, Rusia. Beliau adalah pendiri Tariqah Naqsyabandiyah sebuah tariqah yang sangat terkenal dengan pengikut sampai jutaan jama’ah dan tersebar sampai ke Indonesia hingga saat ini. Syekh Muhammmad Baba as Samasiy adalah guru pertama kali dari Syekh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=217&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Syeikh Muhammad Bahauddin An-Naqsabandi adalah seorang wali qutub yang masyhur hidup pada tahun 717-791 H di desa Qoshrul ‘Arifan, Bukhara, Rusia. Beliau adalah pendiri Tariqah Naqsyabandiyah sebuah tariqah yang sangat terkenal dengan pengikut sampai jutaan jama’ah dan tersebar sampai ke Indonesia hingga saat ini.</p>
<p>Syekh Muhammmad Baba as Samasiy adalah guru pertama kali dari Syekh Muhammad Bahauddin Ra. yang telah mengetahui sebelumnya tentang akan lahirnya seseorang yang akan menjadi orang besar, yang mulia dan agung baik disisi Allah Swt. maupun dihadapan sesama manusia di desa Qoshrul Arifan yang tidak lain adalah Syekh Bahauddin.</p>
<p>Di dalam asuhan, didikan dan gemblengan dari Syekh Muhammad Baba inilah Syekh Muhammad Bahauddin mencapai keberhasilan di dalam mendekatkan diri kepada Allah Swt. sampai Syekh Muhammad Baba menganugerahinya sebuah “kopiah wasiat al Azizan” yang membuat cita-citanya untuk lebih dekat dan wusul kepada Allah Swt. semakin meningkat dan bertambah kuat. Hingga pada suatu saat, Syekh Muhammad Bahauddin Ra. melaksanakan sholat lail di Masjid. Dalam salah satu sujudnya hati beliau bergetar dengan getaran yang sangat menyejukkan sampai terasa hadir dihadapan Allah (tadhoru’). Saat itu beliau berdo’a, “Ya Allah berilah aku kekuatan untuk menerima bala’ dan cobaanya mahabbbah (cinta kepada Allah)”.<br />
Setelah subuh, Syekh Muhammad Baba yang memang seorang waliyullah yang kasyaf (mengetahui yang ghoib dan yang akan terjadi) berkata kepada Syekh Bahauddin, “Sebaiknya kamu dalam berdo’a begini, “Ya Allah berilah aku apa saja yang Engkau ridloi”. Karena Allah tidak ridlo jika hamba-Nya terkena bala’ dan kalau memberi cobaan, maka juga memberi kekuatan dan memberikan kepahaman terhadap hikmahnya”. Sejak saat itu Syekh Bahauddin seringkali berdo’a sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Syekh Muhammad baba.</p>
<p>Untuk lebih berhasil dalam pendekatan diri kepada Sang Kholiq, Syekh Bahauddin seringkali berkholwat menyepikan hatinya dari keramaian dan kesibukan dunia. Ketika beliau berkholwat dengan beberapa sahabatnya, waktu itu ada keinginan yang cukup kuat dalam diri Syekh Bahauddin untuk bercakap-cakap. Saat itulah secara tiba-tiba ada suara yang tertuju pada beliau, “He, sekarang kamu sudah waktunya untuk berpaling dari sesuatu selain Aku (Allah)”. Setelah mendengar suara tersebut, hati Syekh Bahauddin langsung bergetar dengan kencangnya, tubuhnya menggigil, perasaannya tidak menentu hingga beliau berjalan kesana kemari seperti orang bingung. Setelah merasa cukup tenang, Syekh Bahauddin menyiram tubuhnya lalu wudlu dan mengerjakan sholat sunah dua rokaat. Dalam sholat inilah beliau merasakan kekhusukan yang luar biasa, seolah-olah beliau berkomunikasi langsung dengan Allah Swt.</p>
<p>Saat Syekh Bahauddin mengalami jadzab1 yang pertama kali beliau mendengar suara, “Mengapa kamu menjalankan thoriq yang seperti itu ? “Biar tercapai tujuanku’, jawab Syekh Muhammad Bahauddin. Terdengar lagi suara, “Jika demikian maka semua perintah-Ku harus dijalankan. Syekh Muhammad Bahauddin berkata “Ya Allah, aku akan melaksanakan semampuku dan ternyata sampai 15 hari lamanya beliau masih merasa keberatan. Terus terdengar lagi suara, “Ya sudah, sekarang apa yang ingin kamu tuju ? Syekh Bahauddin menjawab, “Aku ingin thoriqoh yang setiap orang bisa menjalankan dan bisa mudah wushul ilallah”.</p>
<p>Hingga pada suatu malam saat berziarah di makam Syekh Muhammad Wasi’, beliau melihat lampunya kurang terang padahal minyaknya masih banyak dan sumbunya juga masih panjang. Tak lama kemudian ada isyarat untuk pindah berziarah ke makam Syekh Ahmad al Ahfar Buli, tetapi disini lampunya juga seperti tadi. Terus Syekh Bahauddin diajak oleh dua orang ke makam Syekh Muzdakhin, disini lampunya juga sama seperti tadi, sampai tak terasa hati Syekh Bahauddin berkata, “Isyarat apakah ini ?”</p>
<p>Kemudian Syekh Bahauddin, duduk menghadap kiblat sambil bertawajuh dan tanpa sadar beliau melihat pagar tembok terkuak secara perlahan-lahan, mulailah terlihat sebuah kursi yang cukup tinggi sedang diduduki oleh seseorang yang sangat berwibawa dimana wajahnya terpancar nur yang berkilau. Disamping kanan dan kirinya terdapat beberapa jamaah termasuk guru beliau yang telah wafat, Syekh Muhammad Baba.</p>
<p>Salah satu dari mereka berkata, “Orang mulia ini adalah Syekh Muhammad Abdul Kholiq al Ghojdawaniy dan yang lain adalah kholifahnya. Lalu ada yang menunjuk, ini Syekh Ahmad Shodiq, Syekh Auliya’ Kabir, ini Syekh Mahmud al Anjir dan ini Syekh Muhammad Baba yang ketika kamu hidup telah menjadi gurumu. Kemudian Syekh Muhammad Abdul Kholiq al Ghojdawaniy memberikan penjelasan mengenai hal-hal yang dialami Syekh Muhammad Bahauddin, “Sesunguhnya lampu yang kamu lihat tadi merupakan perlambang bahwa keadaanmu itu sebetulnya terlihat kuat untuk menerima thoriqoh ini, akan tetapi masih membutuhkan dan harus menambah kesungguhan sehingga betul-betul siap. Untuk itu kamu harus betul-betul menjalankan 3 perkara :</p>
<p>1. Istiqomah mengukuhkan syariat.<br />
2. Beramar Ma’ruf Nahi mungkar.<br />
3. Menetapi azimah (kesungguhan) dengan arti menjalankan agama dengan mantap tanpa memilih yang ringan-ringan apalagi yang bid’ah dan berpedoman pada perilaku Rasulullah Saw. dan para sahabat Ra.</p>
<p>Kemudian untuk membuktikan kebenaran pertemuan kasyaf ini, besok pagi berangkatlah kamu untuk sowan ke Syekh Maulana Syamsudin al An-Yakutiy, di sana nanti haturkanlah kejadian pertemuan ini. Kemudian besoknya lagi, berangkatlah lagi ke Sayyid Amir Kilal di desa Nasaf dan bawalah kopiah wasiat al Azizan dan letakkanlah dihadapan beliau dan kamu tidak perlu berkata apa-apa, nanti beliau sudah tahu sendiri”.</p>
<p>Syekh Bahauddin setelah bertemu dengan Sayyid Amir Kilal segera meletakkan “kopiah wasiat al Azizan” pemberian dari gurunya. Saat melihat kopiah wasiat al Azizan, Sayyid Amir Kilal mengetahui bahwa orang yang ada didepannya adalah syekh Bahauddin yang telah diwasiatkan oleh Syekh Muhammad Baba sebelum wafat untuk meneruskan mendidiknya.</p>
<p>Syekh Bahauddiin di didik pertama kali oleh Sayyid Amir Kilal dengan kholwat selama sepuluh hari, selanjutnya dzikir nafi itsbat dengan sirri. Setelah semua dijalankan dengan kesungguhan dan berhasil, kemudian beliau disuruh memantapkannnya lagi dengan tambahan pelajaran beberapa ilmu seperti, ilmu syariat, hadist-hadist dan akhlaqnya Rasulullah Saw. dan para sahabat. Setelah semua perintah dari Syekh Abdul Kholiq di dalam alam kasyaf itu benar–benar dijalankan dengan kesungguhan oleh Syekh Bahauddin mulai jelas itu adalah hal yang nyata dan semua sukses bahkan beliau mengalami kemajuan yang sangat pesat.</p>
<p>Jadi toriqoh An Naqsyabandiy itu jalur ke atas dari Syekh Muhammad Abdul Kholiq al Ghojdawaniy ke atasnya lagi dari Syekh Yusuf al Hamadaniy seorang Wali Qutub masyhur sebelum Syekh Abdul Qodir al Jailaniy. Syekh Yusuf al Hamadaniy ini kalau berkata mati kepada seseorang maka mati seketika, berkata hidup ya langsung hidup kembali, lalu naiknya lagi melalui Syekh Abu Yazid al Busthomi naik sampai sahabat Abu Bakar Shiddiq Ra. Adapun dzikir sirri itu asalnya dari Syekh Muhammad Abdul Kholiq al ghojdawaniy yang mengaji tafsir di hadapan Syekh Sodruddin. Pada saat sampai ayat, “Berdo’alah kepada Tuhanmu dengan cara tadhorru’ dan menyamarkan diri”&#8230;</p>
<p>Lalu beliau berkata bagaimana haqiqatnya dzikir khofiy /dzikir sirri dan kaifiyahnya itu ? jawab sang guru : o, itu ilmu laduni dan insya Allah kamu akan diajari dzikir khofiy. Akhirnya yang memberi pelajaran langsung adalah nabi Khidhir as.</p>
<p>Pada suatu hari Syekh Muhammad Bahauddin Ra. bersama salah seorang sahabat karib yang bernama Muhammad Zahid pergi ke Padang pasir dengan membawa cangkul. Kemudian ada hal yang mengharuskannya untuk membuang cangkul tersebut. Lalu berbicara tentang ma’rifat sampai datang dalam pembicaraan tentang ubudiyah “Lha kalau sekarang pembicaraan kita sampai begini kan berarti sudah sampai derajat yang kalau mengatakan kepada teman, matilah, maka akan mati seketika”. Lalu tanpa sengaja Syekh Muhammad Bahauddin berkata kepada Muhammad Zahid, “matilah kamu!, Seketika itu Muhammad Zahid mati dari pagi sampai waktu dhuhur.</p>
<p>Melihat hal tersebut Syekh Muhammad Bahauddin Ra. menjadi kebingungan, apalagi melihat mayat temannya yang telah berubah terkena panasnya matahari. Tiba-tiba ada ilham “He, Muhammad, berkatalah ahyi (hiduplah kamu). Kemudian Syekh Muhammad Bahauddin Ra. berkata ahyi sebanyak 3 kali, saat itulah terlihat mayat Muhammad Zahid mulai bergerak sedikit demi sedikit hingga kembali seperti semula. Ini adalah pengalaman pertama kali Syekh Muhammad Bahauddin Ra. dan yang menunjukkan bahwa beliau adalah seorang Wali yang sangat mustajab do’anya.</p>
<p>Syekh Tajuddin salah satu santri Syekh Muhammad Bahauddin Ra berkata, “Ketika aku disuruh guruku, dari Qoshrul ‘Arifan menuju Bukhara yang jaraknya hanya satu pos aku jalankan dengan sangat cepat, karena aku berjalan sambil terbang di udara. Suatu ketika saat aku terbang ke Bukhara, dalam perjalanan terbang tersebut aku bertemu dengan guruku. Semenjak itu kekuatanku untuk terbang di cabut oleh Syekh Muhammad Bahauddin Ra, dan seketika itu aku tidak bisa terbang sampai saat ini”.</p>
<p>Berkata Afif ad Dikaroniy, “Pada suatu hari aku berziarah ke Syekh Muhammad Bahauddin Ra. Lalu ada orang yang menjelek-jelekkan beliau. Aku peringatkan, kamu jangan berkata jelek terhadap Syekh Muhammad Bahauddin Ra. dan jangan kurang tata kramanya kepada kekasih Allah. Dia tidak mau tunduk dengan peringatanku, lalu seketika itu ada serangga datang dan menyengat dia terus menerus. Dia meratap kesakitan lalu bertaubat, kemudian sembuh dengan seketika. Demikian kisah keramatnya Syekh Muhammad Bahauddin Ra. Rodiyallah ‘anhu wa a’aada a‘lainaa min barokaatihi wa anwaarihi wa asroorihii wa ‘uluumihii wa akhlaaqihi allahuma amiin.</p>
<p>sumber : http://tamanulama.blogspot.com</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syafii.wordpress.com/217/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syafii.wordpress.com/217/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syafii.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syafii.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syafii.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syafii.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syafii.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syafii.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syafii.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syafii.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syafii.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syafii.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syafii.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syafii.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syafii.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syafii.wordpress.com/217/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=217&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syafii.wordpress.com/2008/07/05/syeikh-muhammad-bahauddin-an-naqsabandi-keramatnya-boleh-menghidupkan-dan-mematikan-orang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb32c0706f90ec403f6cf84a1a9bdf46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syafii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>3 AMALAN YANG BERKAT</title>
		<link>http://syafii.wordpress.com/2008/07/03/3-amalan-yang-berkat/</link>
		<comments>http://syafii.wordpress.com/2008/07/03/3-amalan-yang-berkat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2008 01:12:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syafii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syafii.wordpress.com/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[Dari Ibnu Mas¢ud r.a bahwa seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah s.a..w, :&#8221;Manakah amal yang lebih utama?&#8221; Beliau menjawab,:&#8221;Sembahyang dalam waktunya, berbakti kepada ibu bapa dan berjuang di jalan Allah.&#8221; (Bukhari) Di dalam al-Quran dinyatakan bahawa setiap amal perbuatan atau amal ibadah walau sekecil zarah sekalipun pasti dibalas dengan pahala oleh Allah S.W.T. Bayangkan, jika kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=215&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari Ibnu Mas¢ud r.a bahwa seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah s.a..w, :&#8221;Manakah amal yang lebih utama?&#8221; Beliau menjawab,:&#8221;Sembahyang dalam waktunya, berbakti kepada <span class="yshortcuts" style="border-bottom:1px dashed #0066cc;cursor:pointer;">ibu bapa</span> dan berjuang di jalan Allah.&#8221;<br />
(Bukhari)</p>
<p>Di dalam al-Quran dinyatakan bahawa setiap amal perbuatan atau amal ibadah walau sekecil zarah sekalipun pasti dibalas dengan pahala oleh Allah S.W.T. Bayangkan, jika kita melakukan amal perbuatan atau amal ibadah yang paling utama tentulah jumlah pahalanya luar biasa banyaknya.<br />
Maka beruntunglah orang yang dapat melakukan amalan-amalan seperti yang disebutkan di dalam hadith di atas yang sememangnya sungguh besar ganjarannya. Hal ini disebabkan setiap sesuatu kebaikan itu sesungguhnya amat susah untuk dilakukan lantaran terlalu banyak godaan dan halangan khususnya daripada syaitan laknatullah. Berbeza pula halnya dengan kejahatan yang senang sahaja berlaku kerana ini tidak dihalang bahkan dibantu khusus oleh syaitan.<br />
Oleh yang demikian, sebagai benteng yang kukuh, manusia mestilah mempunyai keimanan yang teguh bagi melawan hasutan syaitan tersebut kerana kebiasaannya orang yang selalu tewas dan malas dalam melakukan kebajikan adalah orang yang meremehkan pembalasan daripada Allah S.W.T sama ada ia merupakan pembalasan baik atau pembalasan buruk(neraka).</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syafii.wordpress.com/215/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syafii.wordpress.com/215/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syafii.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syafii.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syafii.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syafii.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syafii.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syafii.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syafii.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syafii.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syafii.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syafii.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syafii.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syafii.wordpress.com/215/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syafii.wordpress.com/215/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syafii.wordpress.com/215/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=215&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syafii.wordpress.com/2008/07/03/3-amalan-yang-berkat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb32c0706f90ec403f6cf84a1a9bdf46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syafii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PANTUN GELOMBANG CINTA</title>
		<link>http://syafii.wordpress.com/2007/12/24/pantun-gelombang-cinta/</link>
		<comments>http://syafii.wordpress.com/2007/12/24/pantun-gelombang-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Dec 2007 00:59:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syafii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Titipan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syafii.wordpress.com/2007/12/24/pantun-gelombang-cinta/</guid>
		<description><![CDATA[( JERIT HATI DAN HARAPAN RAKYAT JELATA ) Oleh : Maulana Mahbub Al &#8211; Majnun NUSANTARA NEGERI YANG KAYA TEMPAT KORUPTOR BERPESTA PORA HUKUM HANYA MILIK YANG KAYA KESEWENANG &#8211; WENANGAN MERAJALELA SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA LIHAT ORANG SUSAH MALAH TERTAWA BENCANA JADI OBYEK WISATA PENGGAL SAJA BIANG KEROKNYA DUNIA DISEMBAH LAYAKNYA TUHAN AGAMA JADI [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=214&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Arial, Helvetica"> ( JERIT HATI DAN HARAPAN RAKYAT JELATA )<br />
Oleh : Maulana Mahbub Al &#8211; Majnun </font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica"> NUSANTARA NEGERI YANG KAYA<br />
TEMPAT KORUPTOR BERPESTA PORA<br />
HUKUM HANYA MILIK YANG KAYA<br />
KESEWENANG &#8211; WENANGAN MERAJALELA</p>
<p>SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA<br />
LIHAT ORANG SUSAH MALAH TERTAWA<br />
BENCANA JADI OBYEK WISATA<br />
PENGGAL SAJA BIANG KEROKNYA</p>
<p>DUNIA DISEMBAH LAYAKNYA TUHAN<br />
AGAMA JADI BAHAN CEMOOHAN<br />
TAK DIRASA SEMUA PERINGATAN<br />
NUSANTARA NEGERI KUTUKAN</p>
<p>BEBAN HIDUP SEMAKIN BERAT<br />
ORANG BAIK BERUBAH JAHAT<br />
TOBAT NASIONAL SUDAH TERLAMBAT<br />
NUSANTARA MENUJU KIAMAT</p>
<p>KAMI WONG CILIK INGIN MENGADU<br />
KEPADA SIAPA KAMI TAK TAHU<br />
BERULANG KALI NYOBLOS PEMILU<br />
TAPI KAMI SELALU TERTIPU</p>
<p>NASIB KAMI TAK PERNAH MENENTU<br />
SAMPAI KAPAN KAMI TAK TAHU<br />
BERHARAP &#8211; BERDOA SEPANJANG WAKTU<br />
KAPAN LAKU GELOMBANG CINTAKU ?</p>
<p>KAMI WONG MLARAT PALING NGGAK KUAT<br />
BILA MELIHAT TINGKAH POLAH PEJABAT<br />
SEMUCI &#8211; SUCI DAN SEOLAH NINGRAT<br />
PADAHAL DIBELAKANG, . . . . BEJAT</p>
<p>KAMI WONG CILIK CUMA INGIN TAHU<br />
INI MEMANG BENAR ATAU CUMAN ISU ?<br />
AKAN MUNCUL SEORANG RATU<br />
YANG MEMIMPIN ATAS PERINTAH WAHYU</p>
<p>KEYAKINAN TAK BUTUH PEMBUKTIAN<br />
MANUSIA BEBAS TENTUKAN PILIHAN<br />
DIPUNCAK ZAMAN KEHANCURAN<br />
ADAKAH JENDRAL BERHATI INTAN ?</p>
<p>AKU MEMANGGILMU KSATRIA NUSANTARA<br />
KARENA DHARMAMU PADA KEBENARAN<br />
WALAU NASIBMU TERLUNTA &#8211; LUNTA<br />
SEMOGA ENGKAU BEROLEH PANGAYOMAN</p>
<p>AKU MEMANGGILMU PANDITA NUSANTARA<br />
KARENA LAKUMU &#8211; LAKU YANG SUCI<br />
WALAU DIHEMPAS BADAI DERITA<br />
SEMOGA HIDUPMU SELALU DIBERKATI</p>
<p>MANUSIA PICIK GAMPANG BERMUSUHAN<br />
LANTARAN NAIF MEMAKNAI FIRMAN<br />
BILA TAK TURUN WAHYU KEPEMIMPINAN<br />
PENAFSIRAN EGO MENJADI TUHAN</p>
<p>UMAT MENCARI &#8211; CARI DISAAT SEKARAT<br />
SOSOK MANUSIA YANG MENERIMA WAHYU<br />
MELURUSKAN KEMBALI AJARAN NABI MUHAMMAD<br />
BUKAN WAHYU AGAMA BARU</p>
<p>NUSANTARA TAK SABAR MENANTI<br />
TERBITNYA FAJAR &#8211; SANG MENTARI HARAPAN<br />
LANGKAH AVATAR SANGAT HATI â€“ HATI<br />
GELAP MALAM PENUH JEBAKAN</p>
<p>SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI<br />
MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI<br />
TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI<br />
JUGA ILMU PENERAWANGAN TERTINGGI</p>
<p>KELUAR MASUK PURA MANGKUNEGARAN<br />
ALLHAMDULILLAH ORA KONANGAN<br />
KELUAR MASUK RUMAH PEJABAT<br />
TETAP SAJA TIDAK TERLIHAT</p>
<p>SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI<br />
MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI<br />
TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI<br />
JUGA PENERAWANGAN GAIB TERTINGGI</p>
<p>KECUALI OLEH MEREKA YANG DIKEHENDAKI<br />
DIANTARA HAMBA â€“ HAMBA SEJATI<br />
YANG RELA MEMPERSEMBAHKAN DIRI<br />
DEMI TEGAK HUKUM &#8211; KEADILAN ILAHI</p>
<p>NUSANTARA TAK SABAR MENANTI<br />
SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI<br />
SEDERHANA, TAK BANYAK KONSEP TEORI<br />
CUKUP MENGAMBIL YANG TULUS SUCI</p>
<p>RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI<br />
TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI<br />
MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI<br />
HANYA JALANKAN AMANAH ILLAHI</p>
<p>RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI<br />
TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI<br />
CUKUP MENCETAK KADER MUMPUNI<br />
LALU MENGHILANG BAK DITELAN BUMI</p>
<p>KITA SAMPAI DIBATAS WAKTU<br />
KEBENARAN SEJATI  MENUNTUN LAKU<br />
LETAKKAN SEMENTARA PEMAHAMANMU<br />
KITA DENGARKAN PENUTURAN WAHYU</p>
<p>BAGI YANG SUNGGUH MEMBUKA HATI<br />
DENGAN POLOS TANPA PRASANGKA<br />
SATRIO &#8211; PINANDITA SIAP MENEMANI<br />
SAMPAIKAN KEBENARAN APA ADANYA</p>
<p>TABIR MASA MEMBUNGKUS RAHASIA<br />
KAYAKAN CERITA AKAN NUANSA<br />
BERDETAK JANTUNG KARENA ASA<br />
MENGUJI NYALI JIWA PERKASA</p>
<p>WAHAI APARAT &#8211; PENEGAK HUKUM NEGARA<br />
WAHAI ULAMA  &#8211; PANDITA NUSANTARA<br />
WAHAI PUTRA &#8211; PUTRA TERBAIK BANGSA<br />
APAKAH AKAL DAN NURANIMU BUTA !!</p>
<p>Semarang,15 November 2007<br />
Ditemani Gudang Garam Surya<br />
Gudang air mata,Garam kehidupan, Surya pencerahan<br />
Bravo IMAM MAHDI, para kekasih tak sabar menanti</p>
<p>Hidayah datang tak pandang bulu. Merasuk kedasar keyakinan,sepenuhnya atas kuasaNYA,salam bagi semua &#8220;orang gila&#8221; Semoga kita segera bersua.<br />
Puisi ini adalah puisi orisinil penulis, yang diilhami dari mimpi 7 kali berjumpa IMAM MAHDI alias RATU ADIL alias SATRIO PININGIT alias AVATAR alias SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU alias MALIKUL MUQSITH<br />
Allah Subhaanahu Wataaala memberi GELAR KHUSUS sosok orang yang menerima wahyu diakhir zaman ini dengan gelar dan panggilan MALIKUL MUQSITH<br />
MALIKUL  MUQSITH bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia kurang lebih berarti RAJA ( PENEGAK ) KEADILAN alias RATU ADIL.<br />
Dia menerima wahyu untuk meluruskan kembali ajaran Nabi Muhammad yang sudah banyak di selewengkan, ditambah â€“ dikurangi serta di putar balikkan. Wahyu yang diterima bukanlah wahyu KENABIAN sehingga jelas tidak membawa AGAMA BARU, dan orang yang menerima wahyu ini sangat tidak pantas dan SALAH BESAR jika di sebut NABI BARU. IMAM MAHDI adalah sebutan atau istilah yang lain untuk sosok yang dipanggil ALLAH dengan MALIKUL MUQSITH ini, ia NYATA dan memang benar &#8211; benar ADA. IMAM MAHDI berarti pemimpin pemberi petunjuk . RATU ADIL juga menerima wahyu kepemimpinan dalam arti RATU ADIL adalah orang yang memang dipilih ALLAH dan DIPERINTAH untuk memimpin dan membenahi negeri ini (NUSANTARA). Dalam konteks Indonesia yang sempit, beliau menjadi RATU ADIL dan dalam kapasitas yang lain dalam konteks dunia yang lebih luas beliau menjadi IMAM MAHDI.</p>
<p>Di zaman kelak Ratu Adil memimpin, kebenaran dan HUKUM ILAHI akan benar &#8211; benar ditegakkan. Meskipun beliau seorang muslim yang taat menjalankan syariat, tapi beliau memiliki toleransi dan apresiasi yang tinggi dengan semua pemeluk agama dan semua aliran kepercayaan. Beliau mengayomi semua golongan dengan keadilan, kebenaran, dan kejujuran. Beliau didampingi oleh ruh &#8211;  ruh para Nabi dari semua AGAMA BESAR di dunia, baik Isa, Muhammad, Musa, Daud, Adam, Sri krisna, &amp;amp; Sidharta Gautama. Selain itu turut mendampingi beliau ruh leluhur Pulau jawa yaitu Sunan Lawu alias Brawijaya Pamungkas, Eyang Sabdo Palon dan Naya Genggong. Selain itu turut mengawal beliau ruh-ruh seluruh raja NUSANTARA yang bertaqwa .Juga banyak ratusan ruh wali-wali dari semua agama di sepanjang sejarah umat manusia . Allah tidak tanggung &#8211; tanggung dalam menurunkan seluruh KEKUATANNYA untuk mewujudkan tata kehidupan dunia yang lebih spirituaL dan lebih manusiawi. Kekuatan Allah itu dititipkan sebagai fasilitas perjuangan kepada IMAM MAHDI / RATU ADIL dan PASUKANNYA. Alangkah berbahagia jika anda yang membaca tulisan ini bisa ambil bagian menjadi pasukan MALIKUL MUQSITH ini.</p>
<p>Penulis sebelumnya adalah orang yang skeptis akan RATU ADIL yang menurut penulis itu Cuma MITOS. Tetapi petunjuk mimpi yang beruntun sebanyak 7 kali dalam kurun waktu th. 2005 &#8211; 2007, telah merubah pandangan dan keyakinan penulis secara drastis dan radikal &#8211; karena disetiap mimpi, gambarannya begitu jelas dan gamblang. Serta ndilalah semua informasi dari ketujuh petunjuk mimpi bisa terekam rinci dalam ingatan penulis. Selain berisi banyak informasi, petunjuk mimpi itu juga memberi beberapa terapi atau METODE PEMBERSIHAN JIWA TERBAIK MENURUT VERSI ALLAH SWT, sehingga berpengaruh dahsyat bagi lahir batin penulis.</p>
<p>Tulisan ini adalah media bagi penulis untuk berbagi pengalaman dan mempromosikan keyakinan yang nyata. Dan semoga berguna sebagai sarana untuk menjembatani pemahaman masyarakat terhadap keberadaan Beliau yang sebenarnya memang nyata adanya. Penulis prihatin dengan banyaknya orang yang mengaku &#8211; aku menerima wahyu tanpa bisa memberi bukti kongkrit yang meyakinkan bahwa mereka (yang ngaku-ngaku itu) benar &#8211; benar menerima wahyu. Sebagai panduan agar masyarakat tidak dibodohi maka penulis ingin menginformasikan bahwa orang yang menerima wahyu :</p>
<p>1.     Kenal akrab dengan Malaikat Jibril sebagai Malaikat Penyampai Wahyu. Dan tahu secara rinci tentang Jibril- termasuk bunyi redaksi tasbih malaikat jibril kepada Allah.Begitu pula bacaan tasbih dari Malaikat &#8211; Malaikat yang lain, Imam Mahdi yang sanggup berkomunikasi dengan mereka pasti tahu bacaannya semua.</p>
<p>2.     Jika benar seseorang menerima wahyu, dia pasti juga mengalami pembersihan jiwa langsung dari Allah sebagaimana Nabi Muhammad mengalaminya. Mengapa ? karena untuk menerima wahyu suci, jiwa seorang penerima wahyu HARUS disucikan dulu oleh Dzat yang Maha Suci untuk sanggup menerima wahyu yang suci.</p>
<p>3.     Sebagai sesama penerima wahyu,  seorang IMAM MAHDI atau apapun istilah dan namanya pasti sangat mengenal SELUK BELUK nabi &#8211; nabi sebelumnya yang juga menerima wahyu. Meskipun dalam konteks IMAM MAHDI wahyu yang turun bukanlah wahyu kenabian, tetapi pasti seorang IMAM MAHDI mengenal dengan rinci rahasia yang dimiliki Nabi Muhammad, begitu juga nabi &#8211; nabi sebelumnya. Sebagai cara untuk mengetes misalnya :<br />
a.     Seorang IMAM MAHDI pasti tahu dan bisa menunjukkan bacaan tasbih Nabi Daud kepada Allah.<br />
b.     Imam Mahdi pasti tahu hadist &#8211; hadist Nabi Muhammad yang di palsukan atau yang TAK PERNAH SAMPAI kepada kita karena sebab &#8211; sebab tertentu padahal dulu hadist itu benar &#8211; benar ada.<br />
c.     Imam Mahdi pasti tahu kapan dan pada usia berapa Nabi Isa wafat, dan tahu bunyi doa yang dipanjatkan Nabi Isa saat diizinkan Allah menghidupkan orang yang sudah mati.</p>
<p>4.     Bila benar seorang RATU ADIL sejati yang menerima WAHYU KEPEMIMPINAN, dia pasti :<br />
a.     Mengerti kunci untuk membuka harta karun NUSANTARA dan seluruh kekayaan alam yang berguna untuk membangun kemakmuran rakyat.<br />
b.     Sanggup meluruskan sejarah perjalanan bangsa yang diputarbalikkan.<br />
c.     Mengerti cara yang paling tepat dalam memimpin dan mengatur INDONESIA.</p>
<p>Minimal pertanyaan &#8211; pertanyaan diatas jika bisa di jawab oleh siapa saja yang mengaku &#8211; aku dan ia bisa menunjukkan dengan meyakinkan, maka BER BAI&#8217;AT LAH karena seorang IMAM MAHDI yang sejati pasti bisa menjawab semua pertanyaan yang sangat mendasar dan eksistensial itu.<br />
Baiklah, kami kira masih banyak petunjuk mimpi yang tidak semuanya bisa saya ungkapkan-kecuali jika anda meyakini karena didorong oleh rasa pencarian sejati layaknya seorang pencari kebenaran ALLAH yang hakiki.</p>
<p>Cukup sekian semoga tulisan ini bisa berguna amin.<br />
Sekian..</p>
<p>Tertanda,<br />
01 -™12 -™2007<br />
Sunan Kuning Penebar Pesona<br />
Indonesia</p>
<p>Keyakinan lebih berharga dari kajian seribu kitab<br />
Wacana diatas bertujuan untuk menjembatani pemikiran rakyat, Terima kasih atas kesediaannya untuk menyebar luaskan informasi diatas.<br />
salam<br />
</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syafii.wordpress.com/214/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syafii.wordpress.com/214/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syafii.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syafii.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syafii.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syafii.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syafii.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syafii.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syafii.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syafii.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syafii.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syafii.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syafii.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syafii.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syafii.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syafii.wordpress.com/214/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=214&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syafii.wordpress.com/2007/12/24/pantun-gelombang-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb32c0706f90ec403f6cf84a1a9bdf46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syafii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Neraka Jahannam</title>
		<link>http://syafii.wordpress.com/2007/11/23/neraka-jahannam-2/</link>
		<comments>http://syafii.wordpress.com/2007/11/23/neraka-jahannam-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 11:20:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syafii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syafii.wordpress.com/2007/11/23/neraka-jahannam-2/</guid>
		<description><![CDATA[Dikisahkan dalam sebuah hadith bahawa sesungguhnya neraka Jahannam itu adalah hitam gelap, tidak ada cahaya dan tidak pula ia menyala. Dan ianya memiliki 7 buah pintu dan pada setiap pintu itu terdapat 70,000 gunung, pada setiap gunung itu terdapat 70,000 lereng dari api dan pada setiap lereng itu terdapat 70,000 belahan tanah yang terdiri dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=33&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dikisahkan dalam sebuah hadith bahawa sesungguhnya neraka Jahannam itu adalah hitam gelap, tidak ada cahaya dan tidak pula ia menyala. Dan ianya memiliki 7 buah pintu dan pada setiap pintu itu terdapat 70,000 gunung, pada setiap gunung itu terdapat 70,000 lereng dari api dan pada setiap lereng itu terdapat 70,000 belahan tanah yang terdiri dari api, pada setiap belahannya pula terdapat 70,000 lembah dari api.</p>
<p>Dikisahkan dalam hadith tersebut bahawa pada setiap lembah itu terdapat 70,000 gudang dari api, dan pada setiap gudang itu pula terdapat 70,000 kamar dari api, pada setiap kamar itu pula terdapat 70,000 ular dan 70,000 kala, dan dikisahkan dalam hadis tersebut bahawa setiap kala itu mempunyai 70,000 ekor dan setiap ekor pula memiliki 70,000 ruas. Pada setiap ruas kala tersebut ianya mempunyai 70,000 qullah bisa.</p>
<p>Dalam hadis yang sama menerangkan bahawa pada hari kiamat nanti akan dibuka penutup neraka Jahannam, maka sebaik sahaja pintu neraka Jahannam itu terbuka, akan keluarlah asap datang mengepung mereka di sebelah kiri, lalu datang pula sebuah kumpulan asap mengepung mereka disebelah hadapan muka mereka, serta datang kumpulan asap mengepung di atas kepala dan di belakang mereka. Dan mereka (Jin dan Mausia) apabila terpandang akan asap tersebut maka bergetarlah dan mereka berlutut dan memanggil-manggil, &#8220;Ya Tuhan kami, selamatkanlah.&#8221;</p>
<p>Diriwayatkan bahawa sesungguhnya Rasulullah S.A.W telah bersabda, &#8220;Akan didatangkan pada hari kiamat itu neraka Jahannam, dan neraka Jahannam itu mempunyai 70,000 kendali, dan pada setiap kendali itu ditarik oleh 70,000 malaikat, dan berkenaan dengan malaikat penjaga neraka itu besarnya ada diterangkan oleh Allah S.W.T dalam surah At-Tahrim ayat 6 yang bermaksud: Sedang penjaganya malaikat-malaikat yang kasar lagi keras.&#8221;</p>
<p>Setiap malaikat apa yang ada di antara pundaknya adalah jarak perjalanan setahun, dan setiap satu dari mereka itu mempunyai kekuatan yang mana kalau dia memukul gunung dengan pemukul yang ada padanya, maka nescaya akan hancur lebur gunung tersebut. Dan dengan sekali pukulan sahaja ia akan membenamkan 70,000 ke dalam neraka Jahannam.</p>
<p>Catatan:</p>
<p>Kisah neraka jahannam di atas diambil daripada hadith yang tidak diketahui perawi serta tingkatan hadith shahih, hasan, atau dhaif.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syafii.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syafii.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syafii.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syafii.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syafii.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syafii.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syafii.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syafii.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syafii.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syafii.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syafii.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syafii.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syafii.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syafii.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syafii.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syafii.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=33&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syafii.wordpress.com/2007/11/23/neraka-jahannam-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb32c0706f90ec403f6cf84a1a9bdf46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syafii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Halal dan Haram dalam Islam Bagian III</title>
		<link>http://syafii.wordpress.com/2007/11/23/halal-dan-haram-dalam-islam-bagian-iii-2/</link>
		<comments>http://syafii.wordpress.com/2007/11/23/halal-dan-haram-dalam-islam-bagian-iii-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 11:19:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syafii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syafii.wordpress.com/2007/11/23/halal-dan-haram-dalam-islam-bagian-iii-2/</guid>
		<description><![CDATA[2.3.9 Gambar yang Terhina adalah Halal Setiap perubahan dalam masalah gambar yang tidak mungkin diagung-agungkan sampai kepada yang paling hina, dapat pindah dari lingkungan makruh kepada lingkungan halal. Dalam hal ini ada sebuah hadis yang menerangkan, bahwa Jibril a.s. pernah minta izin kepada Nabi untuk masuk rumahnya, kemudian kata Nabi kepada Jibril: &#8220;Masuklah! Tetapi Jibril [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=188&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><a title="2.3.9" name="2.3.9"></a>2.3.9 Gambar yang Terhina adalah Halal</h3>
<p>Setiap perubahan dalam masalah gambar yang tidak mungkin diagung-agungkan  sampai kepada yang paling hina, dapat pindah dari lingkungan makruh kepada  lingkungan halal. Dalam hal ini ada sebuah hadis yang menerangkan, bahwa Jibril  a.s. pernah minta izin kepada Nabi untuk masuk rumahnya, kemudian kata Nabi  kepada Jibril:</p>
<blockquote><p>&#8220;Masuklah! Tetapi Jibril menjawab: Bagaimana saya masuk, sedang di  dalam rumahmu itu ada korden yang penuh gambar! Tetapi kalau kamu tetap akan  memakainya, maka putuskanlah kepalanya atau potonglah untuk dibuat bantal atau  buatlah tikar.&#8221; (Riwayat Nasa&#8217;i Ban Ibnu Hibban)</p></blockquote>
<p>Oleh karena itulah ketika Aisyah melihat ada tanda kemarahan dalam wajah Nabi  karena ada korden yang banyak gambarnya itu, maka korden tersebut dipotong dan  dipakai dua sandaran, karena gambar tersebut sudah terhina dan jauh daripada  menyamai gambar-gambar yang diagung-agungkan.</p>
<p>Beberapa ulama salaf pun ada yang memakai gambar yang terhina itu, dan mereka  menganggap bukan suatu dosa. Misalnya Urwah, dia bersandar pada sandaran yang  ada gambarnya, di antaranya gambar burung dan orang lakilaki. Kemudian Ikrimah  berkata: Mereka itu memakruhkan gambar yang didirikan (patung) sedang yang  diinjak kaki, misalnya di lantai, bantal dan sebagainya, mereka menganggap tidak  apa-apa.</p>
<h3><a title="2.3.10" name="2.3.10"></a>2.3.10 Photografi</h3>
<p>Satu hal yang tidak diragukan lagi, bahwa semua persoalan gambar dan  menggambar, yang dimaksud ialah gambar-gambar yang dipahat atau dilukis, seperti  yang telah kami sebutkan di alas.</p>
<p>Adapun masalah gambar yang diambil dengan menggunakan sinar matahari atau  yang kini dikenal dengan nama fotografi, maka ini adalah masalah baru yang belum  pernah terjadi di zaman Rasulullah s.a.w. dan ulama-ulama salaf. Oleh karena itu  apakah hal ini dapat dipersamakan dangan hadis-hadis yang membicarakan masalah  melukis dan pelukisnya seperti tersebut di atas?</p>
<p>Orang-orang yang berpendirian, bahwa haramnya gambar itu terbatas pada yang  berjasad (patung), maka foto bagi mereka bukan apa-apa, lebih-lebih kalau tidak  sebadan penuh. Tetapi bagi orang yang berpendapat lain, apakah foto semacam ini  dapat dikiaskan dengan gambar yang dilukis dengan menggunakan kuasa? Atau apakah  barangkali illat (alasan) yang telah ditegaskan dalam hadis masalah pelukis,  yaitu diharamkannya melukis lantaran menandingi ciptaan Allah &#8211;tidak dapat  diterapkan pada fotografi ini? Sedang menurut ahli-ahli usul-fiqih kalau  illatnya itu tidak ada, yang dihukum pun (ma&#8217;lulnya) tidak ada.</p>
<p>Jelasnya persoalan ini adalah seperti apa yang pernah difatwakan oleh Syekh  Muhammad Bakhit, Mufti Mesir: &#8220;Bahwa fotografi itu adalah merupakan penahanan  bayangan dengan suatu alat yang telah dikenal oleh ahli-ahli teknik (tustel).  Cara semacam ini sedikitpun tidak ada larangannya.</p>
<p>Karena larangan menggambar, yaitu mengadakan gambar yang semula tidak ada dan  belum dibuat sebelumnya yang bisa menandingi (makhluk) ciptaan Allah. Sedang  pengertian semacam ini tidak terdapat pada gambar yang diambil dengan alat  (tustel).&#8221;<a title="31" name="31"></a><a href="2kaki.html#31"><sup>31</sup></a></p>
<p>Sekalipun ada sementara orang yang ketat sekali dalam persoalan gambar dengan  segala macam bentuknya, dan menganggap makruh sampai pun terhadap fotografi,  tetapi satu hal yang tidak diragukan lagi, bahwa mereka pun akan memberikan  rukhshah terhadap hal-hal yang bersifat darurat karena sangat dibutuhkannya,  atau karena suatu maslahat yang mengharuskan, misalnya kartu pendliduk, paspor,  foto-foto yang dipakai alat penerangan yang di situ sedikitpun tidak ada  tanda-tanda pengagungan. atau hal yang bersifat merusak aqidah. Foto dalam  persoalan ini lebih dibutuhkan daripada melukis dalam pakaian-pakaian yang oleh  Rasulullah sendiri sudah dikecualikannya.</p>
<h3><a title="2.3.11" name="2.3.11"></a>2.3.11 Subjek Gambar</h3>
<p>Yang sudah pasti, bahwa subjek gambar mempunyai pengaruh soal haram dan  halalnya. Misalnya gambar yang subjeknya itu menyalahi aqidah dan syariat serta  tata kesopanan agama, semua orang Islam mengharamkannya.</p>
<p>Oleh karena itu gambar-gambar perempuan telanjang, setengah telanjang,  ditampakkannya bagian-bagian anggota khas wanita dan tempat-tempat yang membawa  fitnah, dan digambar dalam tempat-tempat yang cukup membangkitkan syahwat dan  menggairahkan kehidupan duniawi sebagaimana yang kita lihat di majalah-majalah,  surat-surat khabar dan bioskop, semuanya itu tidak diragukan lagi tentang  haramnya baik yang menggambar, yang menyiarkan ataupun yang memasangnya di  rumah-rumah, kantor-kantor, toko-toko dan digantung di dinding-dinding. Termasuk  juga haramnya kesengajaan untuk memperhatikan gambar-gambar tersebut.</p>
<p>Termasuk yang sama dengan ini ialah gambar-gambar orang kafir, orang zalim  dan orang-orang fasik yang oleh orang Islam harus diberantas dan dibenci dengan  semata-mata mencari keridhaan Allah. Setiap muslim tidak halal melukis atau  menggambar pemimpin-pemimpin yang anti Tuhan, atau pemimpin yang menyekutukan  Allah dengan sapi, api atau lainnya, misalnya orang-orang Yahudi, Nasrani yang  ingkar akan kenabian Muhammad, atau pemimpin yang beragama Islam tetapi tidak  mau berhukum dengan hukum Allah; atau orang-orang yang gemar menyiarkan  kecabulan dan kerusakan dalam masyarakat seperti bintang-bintang film dan  biduan-biduan.</p>
<p>Termasuk haram juga ialah gambar-gambar yang dapat dinilai sebagai  menyekutukan Allah atau lambang-lambang sementara agama yang samasekali tidak  diterima oleh Islam, gambar berhala, salib dan sebagainya.</p>
<p>Barangkali seperai dan bantal-bantal di zaman Nabi banyak yang memuat  gambar-gambar semacam ini. Oleh karena itu dalam riwayat Bukhari diterangkan;  bahwa Nabi tidak membiarkan salib di rumahnya, kecuali dipatahkan.</p>
<p>Ibnu Abbas meriwayatkan:</p>
<blockquote><p>&#8220;Sesungguhnya Rasulullah s.a. w. pada waktu tahun penaklukan Makkah  melihat palung-patung di dalam Baitullah, maka ia tidak mau masuk sehingga ia  menyuruh, kemudian dihancurkan.&#8221; (Riwayat Bukhari).</p></blockquote>
<p>Tidak diragukan lagi, bahwa patung-patung yang dimaksud adalah patung yang  dapat dinilai sebagai berhala orang-orang musyrik Makkah dan lambang kesesatan  mereka di zaman-zaman dahulu.</p>
<p>Ali bin Abu Talib juga berkata:</p>
<blockquote><p>&#8220;Rasulullah s.a.w. dalam (melawat) suatu jenazah ia bersabda:  Siapakah di kalangan kamu yang akan pergi ke Madinah, maka jangan biarkan di  sana satupun berhala kecuali harus kamu hancurkan, dan jangan ada satupun kubur  (yang bercungkup) melainkan harus kamu ratakan dia, dan jangan ada satupun  gambar kecuali harus kamu hapus dia? Kemudian ada seorang laki-laki berkata:  Saya! Ya, Rasulullah! Lantas ia memanggil penduduk Madinah, dan pergilah si  laki-laki tersebut. Kemudian ia kembali dan berkata: Saya tidak akan membiarkan  satupun berhala kecuali saya hancurkan dia, dan tidak akan ada satupun kuburan  (yang bercungkup) kecuali saya ratakan dia dan tidak ada satupun gambar kecuali  saya hapus dia. Kemudian Rasulullah bersabda: Barangsiapa kembali kepada salah  satu dari yang tersebut maka sungguh ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan  kepada Muhammad s.a.w.&#8221; (Riwayat Ahmad; dan berkata Munziri: Isya Allah sanadnya  baik)<a title="32" name="32"></a><a href="2kaki.html#32"><sup>32</sup></a></p></blockquote>
<p>Barangkali tidak lain gambar-gambar/patung-patung yang diperintahkan  Rasulullah s.a.w. untuk dihancurkan itu, melainkan karena patung-patung tersebut  adalah lambang kemusyrikan jahiliah yang oleh Rasulullah sangat dihajatkan kota  Madinah supaya bersih dari pengaruh-pengaruhnya. Justru itulah, kembali kepada  hal-hal di atas berarti dinyatakan kufur terhadap ajaran yang dibawa oleh Nabi  Muhammad.</p>
<h3><a title="2.3.12" name="2.3.12"></a>2.3.12 Kesimpulan Hukum Gambar dan Yang Menggambar</h3>
<p>Dapat kami simpulkan hukum masalah gambar dan yang menggambar sebagai  berikut:</p>
<ol>
<li>Macam-macam gambar yang sangat diharamkan ialah gambar-gambar yang disembah  selain Allah, seperti Isa al-Masih dalam agama Kristen. Gambar seperti ini dapat  membawa pelukisnya menjadi kufur, kalau dia lakukan hal itu dengan pengetahuan  dan kesengajaan.<br />
Begitu juga pemahat-pemahat patung, dosanya akan sangat  besar apabila dimaksudkan untuk diagung-agungkan dengan cara apapun. Termasuk  juga terlibat dalam dosa, orang-orang yang bersekutu dalam hal tersebut.</li>
<li>Termasuk dosa juga, orang-orang yang melukis sesuatu yang tidak disembah,  tetapi bertujuan untuk menandingi ciptaan Allah. Yakni dia beranggapan, bahwa  dia dapat mencipta jenis baru dan membuat seperti pembuatan Allah. Kalau begitu  keadaannya dia bisa menjadi kufur. Dan ini tergantung kepada niat si pelukisnya  itu sendiri.</li>
<li>Di bawah lagi patung-patung yang tidak disembah, tetapi termasuk yang  diagung-agungkan, seperti patung raja-raja, kepala negara, para pemimpin dan  sebagainya yang dianggap keabadian mereka itu dengan didirikan monumen-monumen  yang dibangun di lapangan-lapangan dan sebagainya. Dosanya sama saja, baik  patung itu satu badan penuh atau setengah badan.</li>
<li>Di bawahnya lagi ialah patung-patung binatang dengan tidak ada maksud untuk  disucikan atau diagung-agungkan, dikecualikan patung mainan anak-anak dan yang  tersebut dari bahan makanan seperti manisan dan sebagainya.</li>
<li>Selanjutnya ialah gambar-gambar di pagan yang oleh pelukisnya atau  pemiliknya sengaja diagung-agungkan seperti gambar para penguasa dan pemimpin,  lebih-lebih kalau gambar-gambar itu dipancangkan dan digantung. Lebih kuat lagi  haramnya apabila yang digambar itu orang-orang zalim, ahli-ahli fasik dan  golongan anti Tuhan. Mengagungkan mereka ini berarti telah meruntuhkan Islam.</li>
<li>Di bawah itu ialah gambar binatang-binatang dengan tidak ada maksud  diagung-agungkan, tetapi dianggap suatu manifestasi pemborosan. Misalnya gambar  gambar di dinding dan sebagainya. Ini hanya masuk yang dimakruhkan.</li>
<li>Adapun gambar-gambar pemandangan, misalnya pohon-pohonan, korma, lautan,  perahu, gunung dan sebagainya, maka ini tidak dosa samasekali baik si pelukisnya  ataupun yang menyimpannya, selama gambar-gambar tersebut tidak melupakan ibadah  dan tidak sampai kepada pemborosan. Kalau sampai demikian, hukumnya makruh.</li>
<li>Adapun fotografi, pada prinsipnya mubah, selama tidak mengandung objek yang  diharamkan, seperti disucikan oleh pemiliknya secara keagamaan atau  disanjung-sanjung secara keduniaan. Lebih-lebih kalau yang disanjung-sanjung itu  justru orang-orang kafir dan ahli-ahli fasik, misalnya golongan penyembah  berhala, komunis dan seniman-seniman yang telah menyimpang.</li>
<li>Terakhir, apabila patung dan gambar yang diharamkan itu bentuknya diuubah  atau direndahkan (dalam bentuk gambar), maka dapat pindah dari lingkungan haram  menjadi halal. Seperti gambar-gambar di lantai yang biasa diinjak oleh kaki dan  sandal.</li>
</ol>
<h3><a title="2.3.13" name="2.3.13"></a>2.3.13 Memelihara Anjing Tanpa Ada Keperluan</h3>
<p>Termasuk yang dilarang oleh Nabi ialah memelihara anjing di dalam rumah tanpa  ada suatu keperluan.</p>
<p>Banyak kita ketahui, ada beberapa orang yang berlebih-lebihan dalam  memberikan makan anjingnya, sedang kepada manusia mereka sangat pelit. Ada pula  yang kita saksikan orang-orang yang tidak cukup membiayai anjingnya itu dengan  hartanya untuk melatih anjing, bahkan seluruh hatinya dicurahkan kepada anjing  itu, sedang dia acuh tak acuh terhadap kerabatnya dan melupakan tetangga dan  saudaranya.</p>
<p>Adanya anjing dalam rumah seorang muslim memungkinkan terdapatnya najis pada  bejana dan sebagainya karena jilatan anjing itu.</p>
<p>Dimana Rasulullah s.a.w. telah bersabda:</p>
<blockquote><p>&#8220;Apabila anjing menjilat dalam bejana kamu, maka cucilah dia tujuh  kali, salah satu di antaranya dengan tanah. &#8221; (Riwayat Bukhari)</p></blockquote>
<p>Sebagian ulama ada yang berpendapat, bahwa hikmah dilarangnya memelihara  anjing di rumah ialah: Kalau anjing itu menyalak dapat menakutkan tetamu yang  datang, bisa membuat lari orang-orang yang datang akan meminta dan dapat  mengganggu orang yang sedang jalan.</p>
<p>Rasulullah s.a.w. pernah mengatakan:</p>
<blockquote><p>&#8220;Malaikat Jibril datang kepadaku, kemudian ia berkata kepadaku  sebagai berikut: Tadi malam saya datang kepadamu, tidak ada satupun yang  menghalang-halangi aku untuk masuk kecuali karena di pintu rumahmu ada patung  dan di dalamnya ada korden yang bergambar, dan di dalam rumah itu ada pula  anjing. Oleh karena itu perintahkanlah supaya kepala patung itu dipotong untuk  dijadikan seperti keadaan pohon dan perintahkanlah pula supaya korden itu  dipotong untuk dijadikan dua bantal yang diduduki, dan diperintahkanlah anjing  itu supaya dikeluarkan (Riwayat Abu Daud, Nasa&#8217;I, Tarmizi dan Ibnu  Hibban)</p></blockquote>
<p>Anjing yang dilarang dalam hadis ini hanyalah anjing yang dipelihara tanpa  ada keperluan.</p>
<h3><a title="2.3.14" name="2.3.14"></a>2.3.14 Memelihara Anjing Pemburu dan Penjaga, Hukumnya  Mubah</h3>
<p>Adapun anjing yang dipelihara karena ada kepentingan, misalnya untuk berburu,  menjaga tanaman, menjaga binatang dan sebagainya dapat dikecualikan dari hukum  ini. Sebab dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Muslim dan  lain-lain, Rasulullah s.a.w. bersabda:</p>
<blockquote><p>&#8220;Barangsiapa memelihara anjing, selain anjing pemburu atau penjaga  tanaman dan binatang, maka pahalanya akan berkurang setiap hari satu qirat.&#8221;  (Riwayat Jamaah)</p></blockquote>
<p>Berdasar hadis tersebut, sebagian ahli fiqih berpendapat, bahwa larangan  memelihara anjing itu hanya makruh, bukan haram, sebab kalau sesuatu yang haram  samasekali tidak boleh diambil/dikerjakan baik pahalanya itu berkurang atau  tidak.</p>
<p>Dilarangnya memelihara anjing dalam rumah, bukan berarti kita bersikap keras  terhadap anjing atau kita diperintah untuk membunuhnya. Sebab Rasulullah s.a.w.  bersabda:</p>
<blockquote><p>&#8220;Andaikata anjing-anjing itu bukan umat seperti umat-umat yang lain,  niscaya saya perintahkan untuk dibunuh.&#8221; (Riwayat Abu Daud dan  Tarmizi)</p></blockquote>
<p>Dengan hadis tersebut Nabi mengisyaratkan kepada suatu pengertian yang besar  dan realita yang tinggi sekali nilainya seperti halnya yang ditegaskan juga oleh  al-Quran:</p>
<blockquote><p>&#8220;Tidak ada satupun binatang di bumi dan burung yang terbang dengan  dua sayapnya, melainkan suatu umat seperti kamu juga.&#8221; (al-An&#8217;am:  38)</p></blockquote>
<p>Rasulullah pernah juga mengkisahkan kepada para sahabatnya tentang seorang  laki-laki yang menjumpai anjing di padang pasir, anjing itu menyalak-nyalak  sambil makan debu karena kehausan. Lantas orang laki-laki tersebut menuju sebuah  sumur dan melepas sepatunya kemudian dipenuhi air, lantas minumlah anjing  tersebut dengan puas.</p>
<p>Setelah itu Nabi bersabda:</p>
<blockquote><p>&#8220;Karena itu Allah berterimakasih kepada orang yang memberi  pertolongan itu serta mengampuni dosanya.&#8221; (Riwayat Bukhari)</p></blockquote>
<blockquote>
<h3><a title="2.3.15" name="2.3.15"></a>2.3.15 Pengetahuan Ilmu Modern Tentang Memelihara  Anjing</h3>
<p>Barangkali akan kita jumpai di tempat-tempat kita ini beberapa orang yang  sedang asyik terhadap Barat, sehingga mereka menganggap Barat itu mempunyai  kehalusan budi dan perikeimanusiaan yang tinggi serta menaruh kasih-sayang  kepada semua binatang yang hidup. Mereka menganggapnya, bahwa Islam itu bersikap  keras terhadap binatang yang dapat dipercaya, tunduk dan beramanat.</p>
<p>Kepada mereka ini akan kami bawakan suatu artikel ilmiah yang sangat berharga  sekali, ditulis oleh seorang sarjana spesialis dari Jerman. Artikel tersebut  menjelaskan betapa bahayanya yang akan ditimbulkan karena memelihara anjing. Ia  mengatakan: &#8220;Bertambahnya musibah yang diderita umat manusia pada tahun terakhir  yang disebabkan oleh anjing, memaksa kita untuk memperhatikan secara khusus  tentang betapa bahaya yang nampak sekali yang disebabkan oleh anjing,  lebih-lebih situasinya bukan terbatas karena memelihara itu ansich, tetapi  sampai kepada bermain-main dan menciumi serta mengusap-usap anjing dengan tangan  oleh anak-anak kecil dan orang-orang dewasa. Bahkan banyak sekali anjing-anjing  itu menjilat bekas bekas makanan yang ada di piring orang tempat menyimpan  makanan dan minuman manusia.&#8221;</p>
<p>Kebiasaan-kebiasaan jelek yang kami sebutkan di atas akan sangat bertentangan  dengan perasaan yang sehat dan tidak mungkin dapat diterima oleh kesopanan  manusia. Lebih lebih persoalan ini sangat kontradiksi dengan kebersihan dan  kesehatan. Tetapi kami tidak akan membicarakan persoalan ini ditinjau dari segi  tersebut, karena telah menyimpang dari pokok persoalan yang sedang dibahas dalam  studi ilmiah ini. Biarlah itu kita serahkan kepada masalah pendidikan  budi-pekarti dan pendidikan jiwa untuk menentukannya.</p>
<p>Di sini akan kita tinjau dari segi kesehatan &#8211;dan itulah yang kami anggap  sangat urgen dalam pembahasan ini&#8211; sebab bahaya yang sangat mengancam kesehatan  manusia dan kehidupannya yang disebabkan memelihara anjing tidak boleh dianggap  remeh. Banyak orang yang terpaksa harus mengorbankan uang yang tidak sedikit  karena digigit oleh anjing, apabila cacing pita anjing itu justru yang  menyebabkan penyakit yang berkepanjangan. Bahkan tidak kurang juga penderita  yang akhirnya menemui ajalnya.</p>
<p>Cacing ini bentuknya sangat kecil sekali, dan disebut cacing pita anjing.  Cacing ini akan tampak pada diri manusia dalam bentuk jerawat. Cacing ini  terdapat juga pada binatang-binatang lain terutama babi, tetapi pertumbuhannya  tidak secepat cacing pita anjing. Terdapat juga pada anak-anak anjing hutan dan  serigala, tetapi jarang ada pada kucing.</p>
<p>Cacing pita anjing ini berbeda sangat dengan cacing-cacing pita lainnya, dan  sangat kecil sekali, sehingga hampir-hampir tidak dapat dilihat, dan tidak  dikira dia itu hidup kecuali setelah beberapa tahun lamanya</p>
<p>Selanjutnya Dr. Graard Pentsmar menulis artikel tersebut berkata:  Perkembangan tumbuhnya cacing pita anjing ini dalam ilmu hewan ada beberapa  keanehan tersendiri, misalnya satu telur dapat menumbuhkan kepala-kepala casing  pita yang banyak sekali dengan membawa bisul-bisul (jerawat) yang timbul karena  cacing tersebut. Telur-telur ini akan memungkinkan untuk menumbuhkan  jerawat-jerawat yang berbeda-beda pula. Demikianlah, bahwa kepala-kepala cacing  yang ditumbuhkan karena bisul-bisul itu akan berubah menjadi cacing-cacing pita  lagi yang dapat terbentuk dengan sempurna dan berkembang dalam usus-usus  anjing.</p>
<p>Cacing-cacing ini tidak dapat tumbuh pada diri manusia dan hewan, melainkan  berupa jerawat-jerawat dan bisul-bisul baru yang satu lama lain sangat berbeda  dengan cacing pita itu sendiri. Bisul yang terdapat pada binatang tidak bisa  lebih dari sebesar kepal, dan itupun sebenarnya sangat jarang sekali. Justru itu  kalau diperhatikan, bahwa timbangan hati akan bisa bertambah yang kadang-kadang  tambahnya itu mencapai 5 sampai 10 kali dari berat hati biasa. Tetapi bisul yang  ada pada manusia bisa mencapai sebesar kepal tangan atau sebesar kepala anak  kecil dan penuh dengan nanah yang beratnya 10 sampai 20 kati.</p>
<p>Kebanyakan bisul ini menyerang hati manusia dan akan nampak dalam bentuknya  yang berbeda-beda, tetapi, kebanyakan kemudian pindah pada paru-paru, lengan,  limpa dan anggota yang lain. Semua ini dapat berubah bentuk maupun keadaannya  dengan perubahan yang besar sekali, sehingga dalam waktu relatif pendek sukar  untuk dapat dibedakan dari yang biasa.</p>
<p>Walhasil, bahwa bisul ini kalau sampai timbul sangat mengancam kesehatan dan  hidupnya si penderita dan berat untuk kita bisa mengetahui perkembangan sejarah  hidupnya, membiaknya dan membentuknya. Sampai hari ini belum ada jalan untuk  mengobatinya. Cuma kadang-kadang cacingcacing ini akan mati dengan sendirinya  dan kadang-kadang justru bahan-bahan yang tidak dapat diterima oleh tubuh itu  sendiri yang bekerja untuk membinasakan kuman-kuman tersebut. Menurut  penyelidikan yang mutakhir, bahwa tubuh manusia yang dalam keadaan seperti ini  justru menjadi bahan obat untuk melawan kuman tersebut serta mematikan  bekerjanya racun.</p>
<p>Dan yang sangat menyedihkan, bahwa matinya cacing-cacing itu jarang sekali  tidak meninggalkan pengaruh dan menimbulkan bahaya, dibandingkan dengan lainnya.  Lebih-lebih cara untuk memberantas penyakit ini dengan jalan kimia tidak lagi  berguna. Satu-satunya jalan ialah dengan operasi. Lama tidak dioperasi si  penderita tidak akan dapat lolos dari mara-bahaya. Yakni pengobatan cara lain  tidak lagi berguna.</p>
<p>Sebab-sebab ini semua, memaksa kita untuk berbuat cara-cara yang mungkin guna  memberantas penyakit yang sangat berbahaya demi melindungi manusia dari bahaya  yang datangnya misterius itu.</p>
<p>Prof. Dr. Nawalr dalam analisanya tentang bangkai di Jerman, mengatakan:  Bahwa di Jerman penderitaan yang dialami oleh umat manusia yang disebabkan bisul  cacing pita anjing tidak kurang dari 1% atau lebih. Sedang negara-negara lain  yang diserang penyakit ini, yaitu di bagian selatan Nederland, Daimasia, Krim,  Islandia, Tenggara Australia, propinsi Frisland di negeri Belanda dimana  anjing-anjing selalu dipakai untuk menarik, maka penderitaan yang ditimbulkan  karena cacing pita tidak kurang dari 12%. Sedang di Islandia sendiri antara 43%  penduduk negara tersebut yang menderita karena bisul cacing pita.</p>
<p>Kalau kita sudah tahu betapa kerugian yang akan menimbulkan makanan manusia  yang ditimbulkan oleh binatang yang membahayakan ini sampai kepada bahaya yang  mengancam kesehatan manusia karena adanya cacing pita itu, maka tidak seorang  pun yang akan menentang, bahwa menjauhkan binatang ini adalah termasuk salah  satu keharusan, demi menjaga dan melindungi makanan rakyat. Lebih-lebih  segi-segi yang mungkin dapat menyelamatkannya hingga kini masih sangat  mengkawatirkan. Dari saat ke saat, wabah ini akan menular.</p>
<p>Jalan yang paling ampuh untuk memberantas wabah ini ialah kita harus bekerja  dengan giat untuk mengurung cacing pita ini hanya pada anjing dan dijaga jangan  sampai tersebar luas. Hal ini kita tempuh, justru kita tidak lagi mampu untuk  melarang orang jangan memelihara anjing samasekali &#8230; Dan jangan dilupakan juga  kita harus mengobati anjing itu sendiri, yaitu dengan jalan menghilangkan cacing  pitanya yang terdapat dalam usus-ususnya itu. Caranya ialah mengoperasi  anjing-anjing tersebut, dan ini telah biasa dilakukan terhadap anjing pelacak  dan penjaga.</p>
<p>Dan demi menjaga kesehatan dan kelangsungan hidup manusia, dapat juga kiranya  dijaga dengan teliti sekali, jangan bermain-main dan berdekat-dekat dengan  anjing. Begitu pula anak-anak supaya tidak membiasakan bergaul dengan anjing,  jangan biarkan tangannya dijilat anjing dan jangan diperkenankan anjing-anjing  itu tinggal di tempat bermainnya anak-anak. Sebab sangat disesalkan, sering kita  lihat ada beberapa anjing yang berkeliaran di tempat-tempat olahraga  anak-anak.</p>
<p>Disamping itu harus disediakan pula bejana-bejana khusus untuk makanan  anjing. Jangan dibiarkan anjing-anjing itu menjilat piring-piring yang biasa  dipakai makan manusia. Jangan pula dibiarkan anjing-anjing itu keluar-masuk di  kedai-kedai makanan, pasar-pasar umum, warung-warung dan sebagainya. Dan semua  orang pun harus mengambil bagian khusus untuk menghindarkan anjing dari apa saja  yang bersentuhan dengan makanan dan minuman manusia.</p>
<p>Dengan demikian, maka kita pun tahu betapa Nabi Muhammad melarang kita untuk  bergaul dengan anjing dan memperingatkan kita jangan sampai bejana-bejana kita  itu dijilat oleh anjing serta melarang memelihara anjing, kecuali karena  diperlukan. Betapa pula sesuainya ajaran Muhammad dengan pengetahuan modern dan  ilmu kedokteran yang mutakhir!</p>
<p>Dalam hal ini kami tidak akan memperpanjang perkataan, kiranya cukup apa yang  dikatakan al-Quran:</p>
<blockquote><p>&#8220;Muhammad tidak berbicara yang keluar dari hawa nafsunya. Tidak lain  yang dikatakan itu melainkan wahyu yang diwahyukan.&#8221; (an-Najm: 3-4)</p></blockquote>
<h2><a title="2.4" name="2.4"></a>2.4 Bekerja dan Usaha</h2>
<p>FIRMAN Allah:</p>
<blockquote><p>&#8220;Dialah zat yang menjadikan bumi ini mudah buat kamu. Oleh karena  itu berjalanlah di permukaannya dan makanlah dari rezekinya.&#8221; (al-Mulk:  15)</p></blockquote>
<p>Ayat ini merupakan mabda&#8217; (prinsip) Islam. Bumi ini oleh Allah diserahkan  kepada manusia dan dimudahkannya. Justru itu manusia harus memanfaatkan nikmat  yang baik ini serta berusaha di seluruh seginya untuk mencari anugerah Allah  itu.</p>
<h3><a title="2.4.1" name="2.4.1"></a>2.4.1 Diamnya Orang yang Mampu Bekerja adalah Haram</h3>
<p>Setiap muslim tidak halal bermalas-malas bekerja untuk mencari rezeki dengan  dalih karena sibuk beribadah atau tawakkal kepada Allah, sebab langit ini tidak  akan mencurahkan hujan emas dan perak.</p>
<p>Tidak halal juga seorang muslim hanya menggantungkan dirinya kepada sedekah  orang, padahal dia masih mampu berusaha untuk memenuhi kepentingan dirinya  sendiri dan keluarga serta tanggungannya. Untuk itu Rasulullah s.a.w.  bersabda:</p>
<blockquote><p>&#8220;Sedekah tidak halal buat orang kaya dan orang yang masih mempunyai  kekuatan dengan sempurna.&#8221; (Riwayat Tarmizi)</p></blockquote>
<p>Dan yang sangat ditentang oleh Nabi serta diharamkannya terhadap diri seorang  muslim, yaitu meminta-minta kepada orang lain dengan mencucurkan keringatnya.  Hal mana dapat menurunkan harga diri dan karamahnya padahal dia bukan terpaksa  harus minta-minta.</p>
<p>Kepada orang yang suka minta-minta padahal tidak begitu memerlukan,  Rasulullah s.a.w. pernah bersabda sebagai berikut:</p>
<blockquote><p>&#8220;Orang yang minta-minta padahal tidak begitu memerlukan, sama halnya  dengan orang yang memungut bara api.&#8221; (Riwayat Baihaqi dan Ibnu Khuzaimah dalam  sahihnya)</p></blockquote>
<p>Dan sabdanya pula:</p>
<blockquote><p>&#8220;Barangsiapa meminta-minta pada orang lain untuk menambah kekayaan  hartanya tanpa sesuatu yang menghajatkan, maka berarti dia menampar mukanya  sampai hari kiamat, dan batu dari neraka yang membara itu dimakannya. Oleh  karena itu siapa yang mau, persedikitlah dan siapa yang mau berbanyaklah.&#8221;  (Riwayat Tarmizi)</p></blockquote>
<p>Dan sabdanya pula:</p>
<blockquote><p>&#8220;Senantiasa minta-minta itu dilakukan oleh seseorang di antara kamu,  sehingga dia akan bertemu Allah, dan tidak ada di mukanya sepotong daging.&#8221;  (Riwayat Bukhari dan Muslim)</p></blockquote>
<p>Suara yang keras ini dicanangkan oleh Rasulullah, demi melindungi harga diri  seorang muslim dan supaya seorang muslim membiasakan hidup yang suci serta  percaya pada diri sendiri dan jauh dari menggantungkan diri pada orang lain.</p>
<h3><a title="2.4.2" name="2.4.2"></a>2.4.2 Bilakah Minta-Minta Itu Diperkenankan?</h3>
<p>Namun Rasulullah s.a.w. masih juga memberikan suatu pembatas justru karena  ada suatu kepentingan yang mendesak. Oleh karena itu barangsiapa sangat  memerlukan untuk meminta-minta atau mohon bantuan dari pemerintah dan juga  kepada perorangan, maka waktu itu tidaklah dia berdoa untuk mengajukan  permintaan.</p>
<p>Karena ada sabda Nabi:</p>
<blockquote><p>&#8220;Sesungguhnya meminta-minta itu sama dengan luka-luka, yang dengan  meminta-minta itu berarti seseorang melukai mukanya sendiri, oleh karena itu  barangsiapa mau tetapkanlah luka itu pada mukanya, dan barangsiapa mau  tinggalkanlah, kecuali meminta kepada sultan atau meminta untuk suatu urusan  yang tidak didapat dengan jalan lain.&#8221; (Riwayat Abu, Daud dan  Nasa&#8217;i)</p></blockquote>
<p>Qabishah bin al-Mukhariq berkata:</p>
<blockquote><p>&#8220;Saya menanggung suatu beban yang berat, kemudian saya datang kepada  Nabi untuk meminta-minta, maka jawab Nabi: Tinggallah di sini sehingga ada  sedekah datang kepada saya, maka akan saya perintahkan sedekah itu untuk  diberikan kepadamu. Lantas ia pun berkata: Hai Qabishah! Sesungguhnya  minta-minta itu tidak halal, melainkan bagi salah satu dari tiga orang: (1)  Seorang laki-laki yang menanggung beban yang berat, maka halallah baginya  meminta-minta sehingga dia dapat mengatasinya kemudian sesudah itu dia berhenti.  (2) Seorang laki-laki yang ditimpa suatu bahaya yang membinasakan hartanya, maka  halallah baginya meminta-minta sehingga dia mendapatkan suatu standard untuk  hidup. (3) Seorang laki-laki yang ditimpa suatu kemiskinan sehingga ada tiga  dari orang-orang pandai dari kaumnya mengatakan: Sungguh si anu itu ditimpa  suatu kemiskinan, maka halallah baginya meminta-minta sehingga dia mendapatkan  suatu standard hidup. Selain itu, meminta-minta hai Qabishah, adalah haram, yang  melakukannya berarti makan barang haram.&#8221; (Riwayat Muslim, Abu Daud dan  Nasa&#8217;i)</p></blockquote>
<h3><a title="2.4.3" name="2.4.3"></a>2.4.3 Jaga Harga Diri dengan Bekerja</h3>
<p>Nabi menghapuskan semua fikiran yang menganggap hina terhadap orang yang  bekerja, bahkan beliau mengajar sahabat-sahabatnya untuk menjaga harga diri  dengan bekerja apapun yang mungkin, serta dipandang rendah orang yang hanya  menggantungkan dirinya kepada bantuan orang lain.</p>
<p>Maka sabda Nabi:</p>
<blockquote><p>&#8220;Sungguh seseorang yang membawa tali, kemudian ia membawa seikat  kayu di punggungnya lantas dijualnya, maka dengan itu Allah menjaga dirinya,  adalah lebih baik daripada meminta-minta kepada orang lain, baik mereka yang  diminta itu memberi atau menolaknya.&#8221; (Riwayat Bukhari dan Muslim)</p></blockquote>
<p>Untuk itu setiap muslim dibolehkan bekerja, baik dengan jalan bercocok-tanam,  berdagang, mendirikan pabrik, pekerjaan apapun atau menjadi pegawai, selama  pekerjaan-pekerjaan tersebut tidak dilakukan dengan jalan haram, atau membantu  perbuatan haram atau bersekutu dengan haram.</p></blockquote>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syafii.wordpress.com/188/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syafii.wordpress.com/188/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syafii.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syafii.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syafii.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syafii.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syafii.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syafii.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syafii.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syafii.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syafii.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syafii.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syafii.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syafii.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syafii.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syafii.wordpress.com/188/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=188&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syafii.wordpress.com/2007/11/23/halal-dan-haram-dalam-islam-bagian-iii-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb32c0706f90ec403f6cf84a1a9bdf46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syafii</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mutiara Nasehat Abdullah Bin Mas&#8217;ud</title>
		<link>http://syafii.wordpress.com/2007/11/23/mutiara-nasehat-abdullah-bin-masud-2/</link>
		<comments>http://syafii.wordpress.com/2007/11/23/mutiara-nasehat-abdullah-bin-masud-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 11:18:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>syafii</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syafii.wordpress.com/2007/11/23/mutiara-nasehat-abdullah-bin-masud-2/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang laki-laki berada di sisi beliau dan berkata, &#8220;Aku tidak ingin menjadi golongan kanan, aku ingin termasuk golongan muqarrabun saja.&#8221; Abdullah berkata, &#8220;Bahkan disini ada orang yang apabila meninggal nanti tidak ingin dibangkitakan. &#8221; (yakni beliau) * Suatu saat beliau keluar dan diikuti oleh beberapa orang. Beliau bertanya kepada mereka, &#8220;Adakah kalian memiliki kepentingan sehingga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=192&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang laki-laki berada di sisi beliau dan berkata, &#8220;Aku tidak ingin  menjadi golongan kanan, aku ingin termasuk golongan muqarrabun saja.&#8221; Abdullah  berkata, &#8220;Bahkan disini ada orang yang apabila meninggal nanti tidak ingin  dibangkitakan. &#8221; (yakni beliau)</p>
<p>* Suatu saat beliau keluar dan diikuti oleh beberapa orang. Beliau bertanya  kepada mereka, &#8220;Adakah kalian memiliki kepentingan sehingga mengikutiku? &#8221;  Mereka menjawab,&#8221;Tidak ada, kami hanya ingin berjalan bersama anda.&#8221; Abdullah  berkata, &#8220;Kembalilah kalian, sesungguhnya yang demikian ini menyebabkan hina  bagi yang mengikuti dan fitnah bagi yang diikuti.&#8221;</p>
<p>* Abdullah berkata,  &#8220;Seandainya kalian mengetahui apa yang ada pada diriku sebagaimana yang aku  ketahui tentang diriku, niscaya akan kalian taburkan tanah di  kepalaku.&#8221;</p>
<p>* Abdullah berkata, &#8220;Barangsiapa mengerjakan kebaikan, niscaya  Allah akan memberi kebaikan kepadanya dan barangsiapa menjaga dari kejahatan,  niscaya Allah akan menjaganya.&#8221;</p>
<p>* Orang-orang yang bertakwa adalah  pemuka, para ahli fiqih adalah pemimpin, bergaul dengan mereka akan menambah  kebaikan.&#8221;</p>
<p>* Sebaik-baik perkara yang dibenci adalah kematian dan  kefakiran. Demi Allah tidak ada lain kecuali kaya atau miskin. Aku tidak peduli,  dengan yang mana aku diuji. Aku hanya berharap kepada Allah dalam keadaan kaya  atau miskin. Bila kaya, semoga Allah memberiku kedermawanan. Apabila fakir,  semoga Allah memberiku kesabaran.</p>
<p>* Selagi engkau dalam shalat, berarti  engkau sedang mengetuk pintu Raja. Barangsiapa mengetuk pintu Raja, niscaya akan  dibukakan baginya.</p>
<p>* Seringkali syahwat mengakibatkan sedih  berkepanjangan.</p>
<p>* Bila zina dan riba telah dilakukan dengan  terang-terangan di suatu desa, pertanda akan datang kehancurannya.</p>
<p>*  Carilah hatimu di tiga tempat, saat mendengar Al-Qur&#8217;an, di tempat majelis  dzikir dan saat-saat menyendiri. Bila engkau tidak mendapatinya, maka mohonlah  kepada Allah agar Dia menganugerahkan hati (yang baru) kepadamu, karena  sesungguhnya engkau sudah tidak lagi memiliki hati.</p>
<p>* Tiada sesuatupun di  muka bumi yang lebih perlu untuk lama dipenjara daripada lisan.</p>
<p>* Ilmu  bukanlah karena banyaknya menghafal riwayat, akan tetapi ilmu adalah rasa  takut.</p>
<p>* Setiap pandangan yang haram adalah santapan bagi syetan</p>
<p>*  Sudah sepantasnya bagi pembawa Al-Qur&#8217;an menghidupkan malamnya di saat manusia  tidur, shaum di siang hari di saat manusia berbuka, menunjukkan kesedihannya  saat manusia bersenang-senang, menangis di saat manusia tertawa, diam saat  manusia banyak bicara, khusyu&#8217; saat manusia sombong. Hendaknya seorang pembawa  Al-Qur&#8217;an senantiasa menangis, sedih, bijaksana, lemah lembut dan tenang. Dan  tidak sepantasnya seorang pembawa Al-Qur&#8217;an itu keras hati, lalai, banyak bicara  dan kasar.</p>
<p>* Bersama kegembiraan pasti ada kesedihan. Tiada rumah yang  mendapatkan kenikmatan, melainkan mendapatkan pula pelajaran. Masing-masing  kalian adalah tamu, sedangkan hartanya adalah pinjaman. Setiap tamu akan segera  pulang, sedangkan pinjaman dikembalikan kepada pemiliknya.</p>
<p>Diambil dari:  <em>Menjadi Kekasih Allah, Bersama Pakar Rohani Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah</em>,  Penerbit Pustaka At-Tibyan</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/syafii.wordpress.com/192/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/syafii.wordpress.com/192/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/syafii.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/syafii.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/syafii.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/syafii.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/syafii.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/syafii.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/syafii.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/syafii.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/syafii.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/syafii.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/syafii.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/syafii.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/syafii.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/syafii.wordpress.com/192/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=syafii.wordpress.com&amp;blog=306424&amp;post=192&amp;subd=syafii&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syafii.wordpress.com/2007/11/23/mutiara-nasehat-abdullah-bin-masud-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb32c0706f90ec403f6cf84a1a9bdf46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syafii</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
