Pesikologi Islam
Agustus 11, 2010 at 10:33 pm 1 komentar
Islamisasi ilmu pengetahuan mendorong kejian Psikologi Agama dan Kesehatan Mental mengalami Shifting Paradigm. Ketika psikologi
agama dan kesehatan mental masuk dalam ruang islamisasi, keduanya semakin intensif berdialog dengan ajaran agama Islam secara menyeluruh yang mencakup aqidah, syariat, dan akhlak (hakikat, tasawuf).
Dampaknya, Psikologi agama tidak hanya menggunakan paradigma
epistimologi humanistik yang cenderung materialistik-ateis, melainkan juga menggunakan paradigma epistimologi meta-empirik, epistimologi spiritual. Kesehatan mental bersama Psikologi Agama secara bersinergi mulai mendiskusikan dan melibatkan ’pengaruh ajaran Islam’, termasuk ajaran sufistik, terhadap orang yang meyakininya dalam pengembangan
studinya. artikelnya and sumbernya silahkan download
Entry filed under: Tasawuf. Tags: .
1 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed






1.
santi | Oktober 22, 2010 pada 6:23 am
tetapi di zaman sekarang ini, hanya orang-orang tertentu yang dapat menjalankan hal itu ( tasawuf dan tariqat), dan kalaupun dapat menjalankan amatlah besar godaannya, kecuali jika memang sudah menjadi pilihanNYA.