Soal Robithoh, Alam Malakut dan Alam Jabarut
Mei 9, 2007 at 6:00 pm 49 komentar
- Robithoh adalah mengaitkan perjalanan ruhani dengan Mursyid atau Syeikh yang membimbing anda. Robithoh biasanya menjadi tradisi para Sufi ketika awal penempuhan perjalanan menuju kepada Allah, bisa melalui Tawassul ketika berdoa, atau hadiah surat Al-Fatihah kepada mereka. Namun cara ber-Robithoh pun juga ada aturannya sesuai dengan petunjuk Syeikhnya. Dalam robithoh seorang murid hendaknya tidak membayang-bayangkan wajah atau foto sang Syeikh atau sang Mursyid. Orientasinya hanya kepada Wajah Allah saja. Sebagaimana dalam Al-Qur’an disebutkan, “kemana pun engkau menghadap, disanalah Wajah Allah.” Bukan wajah makhluk Allah, atau wajah guru atau Mursyid.
Dalam Robithoh disebutkan mengenai at-Tashawwur bi-Shurotis Syeikh, yang artinya membayangkan gambar atau sosok guru, dimaksud sesungguhnya bukannya seseorang membayangkan wajah syeikh. Namun, ketika anda suluk dan berdzikir atau bertawajuh, tiba-tiba melintas – tanpa anda kehendaki— wajah guru, itulah yang disebut Tashawur bishuratis Syeikh. Bukan berusaha menghadirkan sosok Mursyid atau Syeikh.
Sebab jika anda sedang membayangkan wajah guru anda, lalu nyawa dicabut oleh Allah ketika itu, apakah anda tergolong Husnul Khotimah atau Su’ul Khotimah ?. Sebab di akhir hayat anda bukan Allah yang terbayang dalam ingatan anda, tetapi wajah makhluk Allah, yaitu Syeikh anda. Nah, renungkanlah!
- Alam Malakut adalah tahap atau derajat ruhaniyah yang digambarkan sebagai alam atau wilayah kebajikan hakiki atau sejatinya rasa jiwa. Disanalah dunia Ruh hanya merindukan dan menghendaki Allah semata (tanzih), dan disanalah Alam Malakut itu menjadi taman jiwa yang hakiki, dengan keindahan Asma’ dan sifatNya Allah yang terpantul dalam hamparan Ruh kekasih Allah.
- Sedangkan Alam Jabarut adalah Alam Ilahi yang menjadi hamparan Ma’rifatullah, dimana seluruh elemen satu dalam banyak dan banyak dalam satu, menjelma dalam penyucian tasbih kepada Allah semata. Dunia Rahasia Ilahi, itulah Alam Jabarut. Nah, di atas Alam Jabarut masih ada lagi Alam Lahut, Alam Hahut dan Bahut serta Ahut. (Maha Ghuyubul Ghuyub) . Wallahu A’lam.
Kita tidak diperintah untuk memasuki alam-alam itu. Dan anda jangan berambisi untuk memasukinya. Karena yang memasukkan ke alam-alam itu Allah jua. Bukan kehendak kita.
Entry filed under: Alam. Tags: .
49 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed






1.
Erwin | Februari 7, 2008 pada 11:39 pm
Assalamu’alaikum Wr.Wb. aku ingin bersilaturahim dengan para ikhwan & akhwat khususnya yang sedang menuju pencarian atau menuju jalan Tuhan semoga kita semua mendapat Maghfirah, hidayah, serta inayahnya Amin. add rahoel_macho@yahoo.com
2.
saliman | September 24, 2010 pada 8:10 am
mengetahui jalan menuju tuhan itu yang terbaik dari seisi alam ini kita cari
3.
saliman | September 24, 2010 pada 8:41 am
Memang memahami menuju ma’rifat (mengetahui) Allah itu harus sudah masuk ke thoriqoh (Naqsabandiyah) tercepat suluknya mujawwad.
4.
mohd noh yahya | Mei 25, 2008 pada 2:28 am
bagaimanakah air yang jernih itu bisa menghapuskan dosa pada pandangan hakikat yang sebenar?
5.
jack | Juli 25, 2008 pada 8:01 am
bersihkanlah hati kamu dahulu..
6.
Achmad H | September 19, 2008 pada 2:18 am
soal Robithoh,
Saya akan meng-komen tentang pemahaman anda terhadap robithoh, penjelasan saya untuk anda, kalau boleh saya menasehati anda.
Posisi anda saat ini tentang robithoh bagaikan posisi Nabi Musa AS pada saat sedang berguru dengan Nabiullah Khaidir AS. anda Sok tahu mengerti. demikian
Nasehat saya kaji ulang pelajaran Nabi Musa AS ketika bersama Nabi Khaidir AS.
anda akan mendapatkan jawabannya, renungkan.
semoga anda mendapat petunjuk.
jadilah islam dengan hati,iman,dan taqwa
bukan islam atas dasar aqal sendiri yang dapat dipengaruhi syeiton.
trmksh
7.
Indra Saputra | Januari 16, 2009 pada 8:07 am
asalamualaikum wr.wb
8.
ranu | Januari 17, 2009 pada 6:17 am
bagaimana cara membayangkan wajah allah? yang benar itu jabarut baru malakut atau malakut baru jabarut?
9.
Aliks | Januari 18, 2009 pada 4:47 am
Assalamu’alaikum…
Menurut ilmu yang saya dapat, sepertinya urutan di atas adalah salah, atau mungkin sang penulis terbalik. karena urutan yang saya ketahui adalah 1.alam jabarut 2.alam malakut 3.alam lahut. silahkan di koreksi jika ada kesalahan…
Wassalam….
10.
Adam | Januari 20, 2009 pada 5:43 am
Bismillah……
Assalamualaikum…………………………………
Salik/naik – Alam mulki,Alam malakut,Alam Jabarut,Haromil hudsi
Turun – Haromil hudsi-Alam Jabarut,Alam malakut,Alam mulki
Batasan akal hanya pada Alam malakut (sidiq atau Qidhib)
Alam Jabarut masuk wilayah Ilmu (kebesaran &keagungan)
Qudsi (yang sudah keluar dari tiga wilayah MMJ)
Wasalam………………………………………….
11.
assyaithon | Februari 23, 2009 pada 1:18 pm
Ass.wr.wb.
Nafsu membuka internet….
nafsu mengkritik……
nafsu menyalahkan saudaramu sendiri….
Bagaimana tidak semudah memasukkan sepotong jarum kedalam telaga bagiku untuk menggoda kalian ….jika Nafsu kalian terus begini he…he…he….
Karena lahirnya kalian hanyalah manusia lemah…lalu diberikanNYA pemahaman dan kalian mengkritik…
Lahirnya manusia gelap
diberikanNYA penglihatan kalian main internet….
Lahirnya manusia bodoh
diberikanNYA kelebihan kalian saling menyalahkan….
Wassalam saudara-2ku…..he…he….he…..
12.
tanto | Februari 23, 2009 pada 9:19 pm
Ilmu itu bukan untuk di perjuangkan tapi untuk dijalankan. ketrangan dengan LAKU itu lebih bagus dari pada ucapan
13.
tanto | Februari 23, 2009 pada 9:45 pm
semakin tinggi ilmu kita semakin bodohlah kita
karna ilmu IJJA itu tiada bataasss…
seperti kita mengupas “BAWANG ” bawang kita buka kulitnya didalamnya yang ada kulit semua terus dimana isinya..?????????
14.
m.wardoyo | April 29, 2009 pada 7:32 pm
wahai saudaraku,gmn engkau hendak membayangkan wajah ALLAH, sementara bertemupun blm pernah,jgnlah engkau menghayal yg nggak2 ntar engkau dijerumuskan oleh syetan, jika gak tau wajahNYA ALLAH maka hendaklah kita bersama orang yang sudah bertemu dengan ALLAH, semoga kita dapat petunjuk dari ALLAH Amin…
15.
Akar Sulur | Juli 27, 2009 pada 4:01 pm
Nang Ning Nung Neng Nong .. terakhir… Gong…. Semlenger….
16.
MUMAJABAH | Agustus 18, 2009 pada 12:14 pm
Bismillah……
Ketahuilah hamba Alloh? bahwa semua pendapat itu benar semua.
tergantung alloh memberikan pemahaman Ilmu dimana?di-dhohirkah,di-bathinkah,di-Ilmukah atau diluar dari itu semua.
jika ini salah itu benar anda koreksi lagi diri anda masing-masing.
“Sesungguhnya diantara rosul yang satu dengan rosul yang lain tidak ada perbedaan”
17.
JEBENG | September 18, 2009 pada 5:02 pm
MANUNGGALING KAWULA GUSTI….ANI ANUNG……YANG PENTING PRATEKNYA BROO….
18.
nurazmi | Oktober 6, 2009 pada 3:58 am
bismilah, smoga Allah memberi petumjuk kepada kita.. amin…
19.
Abi Zahra | Oktober 14, 2009 pada 9:12 am
Uraian Syafii diatas tentang Robithah adalah benar. Begitulah seharusnya robithah, bukan dibayang-bayangkan wajah mursyid, dan juga bukan dibayangkan wajah Allah. Tetapi hati menghadap kepada Allah. Bagaimana caranya….? Dengan Yaqin.
Belum bisa yaqin? Maka sekurang-kurangnya dengan Dzon atau Sangka.
Urutan alam :
- Alam Syahadah (alam dunia)
- Alam Jisim (alam jin dan sejenisnya)
- Alam Malakut
- Alam Jabarut
- ….
- ….
……
Demikian semoga bermanfaat.
20.
Agung Wibowo | Oktober 15, 2009 pada 4:57 pm
Assalamualaikum
Sebelumnya saya meminta maaf, karena saya Hamba Allah yang Hina dan bodoh ini ingin sharing. Menurut saya itu tergangtung kepada manusia itu sendiri, dan yang terpenting hanya “LA ILLA HAILAULOH MUHAMMAD DAR ROSULLULOH” karena manusia mahluk ciptaan Allah yang paling sempurna. Dan untuk mencapai kesempurnaan itu mari kita saling “Memberi dan mengisi”
Wassalam…
21.
Irakub Sukarmo | Desember 22, 2009 pada 6:14 am
Berlomba-lomba menuju kebaikan itulah yang paling utama.
22.
iblies | Desember 30, 2009 pada 5:19 pm
assalamu alaikum wr. wb / sembahlah ALLAH, jangan pernah menyekutukanNYA.., berserah dirilah padaNYA.., YAKINlah akan ALLAH, niscaya IA akan memberi petunjuk jalan yg benar…, kebanyakan dari kita saling berebut kebenaran…? ingatlah kisah akan nabi MUHAMMAD, saat memindahkan hajar aswad…? sejatinya kita semua ini satu dan akan kembali pada yg tunggal..? semua ini hanyalah permainan ALLAH, Yang harus kita baca, jangan membenci pelakunya.., cintailah semua, seperti kita mencintai ALLAH…/? ALLAHU AKBAR, permainanMU sungguh mencerminkan WAJAH KESEMPURNAANMU..,? ada iblis, ada malaikat, ada jin, ada manusia., dll ciptaanNYA…? YA ALLAH
23.
Rahmat Giling | Januari 15, 2010 pada 8:32 am
Assalamu’alaiku wr wb
Sebagai masukan saja:
1 Alam Nasut
2 Alam Malakut
3 Alam Jabarut
4 Alam Lahut
(mohon maaf jika ada perbedaan) Perbedaan adalah rahmat.
24.
adna | Februari 11, 2010 pada 9:08 pm
Assalamualaikum…
Saya minta tolong pada saudara-saudaraku, ingin dijelaskan lebih lengkap tentang ‘Alam Jabarut’, Saya sangat mengharapkan penjelasannya.
e-mail : hitam_putih9@yahoo.com
Terimakasih…
25.
Mumajabah | Agustus 11, 2010 pada 5:39 am
Waalaikum salam
Adna
Alam Jabarut adalah alam ketiga dari Alam Mulki,Alam Malakut lalu Alam Jabarut, Alam Jabarut itu Alam kebesaran,keaguangan dan kekuasaan Alloh maksudnya adalah ILMU BILLAH > Ilmu tentang Alloh SWT.
ALAM JABARUT = ALAM ILMU dasar pemahamannya dari sifat Alloh 99 . Arrohman Arrohim – Assobur . sampai sifat Alloh yang tiada batas.
Akal Nafsani maupun Akal Qorizi tidak mampu untuk memahami Alam Jabarut.ila masya Alloh
Wassalam.
26.
Agus Susanto | Februari 18, 2010 pada 3:38 am
Ya Alloh berilah kami pemahaman yang benar…..
27.
Haidar | Maret 28, 2010 pada 1:33 am
Masukan saja bagi saudara2 muslim. ………
Lakukan lah dzikir dg hati & spy tdk ada riya’ yg akan menghancurkan iman kita.Bukankah setiap lisan yg keluar dari mulut ingin selalu mendapatkan pengakuan, merasa paling benar, paling shaleh ,paling lunya ilmu & yg lebih bahaya merasa paling dekat dg Allah. Nasehat para ulama toriqoh antara lain janganlah anda berdoa hanya karena menjalankan kwajiban saja krn hal itu hanya beban yg anda dapat. Janganlah anda berdoa hanya karena ingin masuk masuk surga krn itu hanya hak Allah semata. Dan janganlah anda berdoa hanya dg tujuan mencari derajat yg tinggi di sisiNya . Berdoalah dg Ihlas dan rasa cinta kepada Allah semata krn Allah lebih punya hak untuk menentukan nya. Pupuk lah cinta yg tulus kepada Allah melebihi apapun . Mohon dikoreksi kalo ada yg salah dan mohon maaf.
28.
nurie | Maret 30, 2010 pada 4:02 am
bagaimana wuduk yang sempurna
29.
ARY | Oktober 6, 2010 pada 5:25 am
KETAHUILAH DI DALAM RAHASIA DAN RAHASIANYA, MAKA KAMU TAU RAHASIAMU
30.
fuad | Oktober 31, 2010 pada 5:19 am
Yang pasti ….semua pada HAKEKATNYAnya adalah Allah SWT sendiri yang lain……..gak ada……………………..
31.
Adam......Wujud Wujud .....Adam | November 7, 2010 pada 3:23 pm
Adam
Bagaimana bisa sesuatu yang tidak ada menutupi yang ada?
Yang ada mustahil ditutupi dengan yang tidak ada
Yang ada tetap ada abadi selamanya
Yang tidak ada tetap tidak adanya.
Mulki =dhohir,Malakut=Bathin,Jabarut=Ilmu
Mulki, Malakut,Jabarut adalah Wujudiyah
32.
uri | Desember 2, 2010 pada 12:07 am
mohon ampun kalau salah, mau ikut nimbrug nih: komertar komentar ikhwan dan akhwan semua telah menunjukan posisi nya masimg masing di hadapan Allah, dimana posisi atau maqom ikwan dan akhwat berada saat memberikan komentar, masing masing benar dengan ilmunya. seorang arif pernah memberikan segelas teh manis waktu saya bertamu beliau bilang minumlah teh masis itu katanya, sebelum saya minum saya tidak akan menemukan serupa apa manis yang beliau maksud setelah saya minum tahulah saya. beliau mengajarkan kepada saya kemudian jangan berkomentar tentang sesuatu sebelum tahu ilmunya. sekarang baru saya tahu apa maksudnya karena setelah saya dalami sesuatu ilmu, saya temukan dan saya tidak ingin berkomentar lagi.
semoga bermanfaat
33.
Purwandi | November 4, 2011 pada 1:49 pm
tidak bicaranya saja sampeyan bicara mas ,tidak komentarnya saja sampeyan komentar mas. guyon mas tapi beneran
34.
hadi | Desember 20, 2010 pada 7:26 am
assalamu’alaikum Wr wr
maaf hnya nmbrung permisi
insya allah smua qta nendapat rahmat, serta inayah selalu dan dalan perlindungannya dalam menjalankannya…… amien
35.
iqbal nganjuk | Januari 4, 2011 pada 2:45 pm
dalam berdoa Allah menyuruh bagi NYA Asma-Asmaul Husna maka berdoalah dengannya dan contoh2 doa yq diajarkan dalam Quran maupun doa Nabi yg ma”tsur tak ada dalam berzikir dan berdoa dimulai dengan robith kepada syekh dll . Ajaran robith adalah ajaran yg dikembangkan oleh ahli thoriqot bukan syariat Nabi. Harus berhati umat kristiani sesat karena mereka mereka berdoa robith dulu ke Nabi Isa dan bunda Maryam . Akhirnya disesatkan setan lama2 dianggap mereka wasilah ke Tuhan , bahkan lebih sesat menganggap Tuhan. Wallahu A”lamu bishshowab
36.
Adam | Februari 13, 2011 pada 6:31 am
Ilmu Jabarut adalah Ilmu yang tidak ada di dhohir maupun di Bathin seyogyanya ilmu ini tidak disampaikan kepada orang-orang yang tidak ada keinginan kuat untuk mempelajarinya.
Dhohir dan Bathin bertoloak belakang
Bathin dan Ilmu bertolak belakang
Apabila ada Ilmunya dhohir dan Bathin adalah Gambarannya Ilmu
Jika tidak ada Ilmu maka dhohir maupun bathin tidak ada.
37.
Hidayat | Maret 13, 2011 pada 6:24 pm
Barang siapa yg ingin bertemu Tuhan,hendaklah ia berbuat amal kebajikan dan mengabdi menjadi hamba yg Sholeh.
Alam semesta ini lebih dari hanya sekedar mimpi.Banyak hal kebajikan dikehidupan yg bisa kita perbuat dan berguna bagi dunia dan akhirat.Tuhan Maha Belas Kasih dan Pemurah
38.
sugianto | Juni 7, 2011 pada 1:27 pm
SEBENARNYA ILMU BATIN HARUS TERSIMPAN RAPI DALAM LEMARI HATI. JANGAN KITA SALING MEMAMERKANNYA.KARENA ALLAH SANGAT MEMBENCI ORANG YANG MEMBEBERKAN RAHASIA BATINNYA. JADI SUDAHLAH BERDEBAT. MARI KITA AMALKAN ILMU YANG KITA DAPAT WALAU HANYA SEDIKIT YANG PENTING ISTIQAMAH ITU LEBIH BERMAKNA.
39.
edy suwarno | Juni 21, 2011 pada 3:23 pm
Nyimak,wasalam
40.
hamzah | Agustus 9, 2011 pada 2:36 am
assalamualaikum wr wb
mas bisa kenalkan saya dengan guru yang dimaksud diatas tadi
saya rasa saya sangat butuh guru untuk bisa membimbing saya.
wasallam
41.
Adam | Agustus 24, 2011 pada 5:22 am
*Adam
Pemahaman dan perluasan di Ilmu Jabarut itu untuk menghantarkan yang bukan Ilmu.Tapi semua itu harus dilalui terlebih dahulu.
Barang siapa yang ingin masuk ke Haromil Qudsiku Engkau jangan tertipu oleh ‘Alam Mulki,Alam Malakut,Alam Jabarut.
42.
cempaka | September 8, 2011 pada 8:18 am
salam..segala alam-alam yg di bingcang itu….bukan menjadi keutamaan hidup..yg penting pertama-tamanya ialah..wajib memperelokan sekelian amalan buat kita agar kita mendapat kasih
sayang Allah dan Rasul..Allah akan menghisap sekilan amalan kita walaupun sehalus melebihi halusnya zarah..jadi mengapa kita tidak
kita menghisap amalan kita sendiri sehalus-halusnya sekadar kemampuan kita sebagai manusia yg adanya akal padanya..jgan malas dan banyak memberi alasan…ini terjadi kerana manusia itu tak kenal akan nafsu,syaitan,dunia yg ada pada dirinya..bagaimana manusia itu nak menewaskannya…lalu tertipu dan sibuk dgn perkara lain..contohnya dgn apa yg berlaku skrg…sibuk utk mengetahui ttg alam-alam ini…sedangkan pada diri individu itu ada tidak wajib baginya mengetahui dan mencari..bahkan yg wajib baginya mengetahui dan mencari adalah bagaimana nak menjadi hamba yg sebaik-baik hamba disisi Allah dan sebaik-baik sahabat disisi Rasullullah..
43.
Adam | September 13, 2011 pada 12:57 am
Adam
Cempaka
sedangkan pada diri individu itu ada tidak wajib baginya mengetahui dan mencari..bahkan yg wajib baginya mengetahui dan mencari adalah bagaimana nak menjadi hamba yg sebaik-baik hamba disisi Allah dan sebaik-baik sahabat disisi Rasullullah.
Awak tolong jelaskan yang dimaksud :
- Diri Individu
- Hamba
- Yang Wajib
- Alloh
- Rossululloh
Adam
44.
asli | Oktober 28, 2011 pada 1:02 pm
apapun itu ajaranya tapi mengaku muslim….
.ya tuntunannya “al,quran dan hadist”………..
jangan karna udah merasa udah “tinggi”…..trus menyepelekan orang yang ngomongin quran dan hadits…………
“aku berlindung dari godaan syetan yang terkutuk”
45.
Adam | November 20, 2011 pada 2:30 pm
Untuk memahami Agama terlebih dahulu memahami :
– Ilmu Jabarut (sifat-sifat tuhan),asma ul husna 99
– Ilmu Malakut (Rohani -bathiniyah)
– Ilmu Mulki (dhohir/jasad)
Jika tidak memahami ini maka akan mencampur adukkan antara yang hak dan yang bathil
contoh : benar dan salah itu ada 3 wilayah diatas
benar/salahnya jabarut
benar/salahnya malakut/bathin/rohani
benar/salahnya dhohir/jasad
46.
rahmad | Februari 1, 2012 pada 5:35 pm
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
nama saya rahmad, dari medan, mohon maaf bila salah ngomong, sekedar mengingatkan kita semua,
ada pepatah jawa yang mengatakan
“ojo diucap sak durung gemecap”
” ojo di omongke sak durung dirasake”
maaf kalau salah penulisan.
wassalam,
47.
Mbah Suro | Agustus 5, 2012 pada 3:24 pm
apa yang dimaksud dgn syariat-hakekat-ma’rifat? Bagaimana cara menggapai ketiganya? Mohon pencerahan.
48.
Wong jowo | September 21, 2012 pada 3:23 pm
Batas langit dan luas bumi tdk dapat di ukur, ttp itu semua dpt di ukur dg kita berilmu. Trmasuk huruf A-L-L-O-H itu adalah simbul yg hrs kalian smua ketahui. Kalo anda smua sdh merasa dekat dg ALLOH knapa saling mnghujad…?? Karena manusia yg sdah merasa dkat dg dia psti memiliki sifat “Arrohman Arrohim” krn ALLOH menyerukan hal itu.
49.
Abu idris | Oktober 1, 2012 pada 4:26 am
apbila mursyid melintas dlm byangan,kemudian dia mati.
maka dia mati dlm keadaan husnul khtimah.
krna,mursyid melintas dlm pikiran.bkn dlm bashiroh ny atau hati ny.
bashiroh ny tetap memandang wajah Alloh.
krna dia adalh seorg kuat iman ny,maka mursyid tdk bisa melintas dlm bashiroh ny atau hati ny,krna bashiroh ny tlah melihat Allah.
demikian seorg yg salik yg teguh iman ny yg hati ny sudah brsih dri makhluk.
maka dia mati husnul khotmah.
wassalamualaikum.